Desain Alat Pemisah Sampah Plastik Otomatis
- 30 Sep 2026 15:52 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan : Pemisahan sampah plastik berdasarkan jenis materialnya secara manual membutuhkan waktu lama dan tenaga kerja yang besar. Perancangan mesin pemisah plastik otomatis menggunakan sensor induktif dan inframerah menjadi solusi teknis untuk mempercepat daur ulang.
Sensor inframerah dipasang di atas sabuk berjalan (conveyor) untuk mengenali jenis plastik berdasarkan tingkat pemantulan gelombang cahaya. Setelah jenis bahan terdeteksi, pemilah pnumatik akan mendorong sampah plastik ke dalam wadah penampungan yang sesuai.
Pengujian tingkat akurasi pemisahan dilakukan dengan menguji berbagai bentuk dan warna kemasan sampah plastik bekas. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa alat pemilah dapat membedakan plastik PET dan HDPE secara presisi.
Hasil perancangan dan uji coba alat pemisah sampah ini ditulis oleh Dwi Cahyono dalam penelitian ilmiah berjudul Rancang Bangun Pemisah Sampah Plastik Otomatis Berbasis Sensor Inframerah yang terbit pada tahun 2019. Peneliti melaporkan bahwa mesin pemilah otomatis dapat mencapai tingkat akurasi pemisahan hingga 88%.
Selain keakuratan sensor, kecepatan putar sabuk berjalan juga memengaruhi efisiensi pemisahan sampah per jamnya. Kecepatan sabuk yang seimbang akan memberikan waktu yang cukup bagi sensor untuk membaca jenis material plastik secara tepat.
Kajian mengenai variabel kecepatan konveyor ini dijelaskan oleh Budi Santoso dalam karya ilmiah berjudul Pengaruh Kecepatan Conveyor Terhadap Akurasi Pemilihan Sampah Otomatis yang terbit pada tahun 2021. Penelitian menyimpulkan bahwa kecepatan ideal sabuk konveyor adalah 0,2 meter per detik untuk pemisahan optimal.
Penerapan mesin pemilah otomatis di tempat daur ulang sampah akan meningkatkan efisiensi proses pengolahan limbah plastik. Teknologi otomatisasi ini sangat potensial dikembangkan untuk mendukung pengelolaan sampah di kawasan perkotaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....