MTQ Ulu Manna Dibuka, Wujudkan Generasi Cinta Al-Qur'an
- 30 Sep 2026 15:17 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Manna - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Selatan, Heriansyah, S.Ag., M.H., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Ulu Manna. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Iman, Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna Senin, 28 September 2026.
Dalam pembukaan tersebut, Kakan Kemenag Bengkulu Selatan didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), H. Khayadi, beserta jajaran. Kegiatan turut dihadiri Camat Ulu Manna yang diwakili Bendahara Kecamatan Neti Handayani, Kepala MIN 4 Bengkulu Selatan, penyuluh BKKBN Kecamatan Ulu Manna, para kepala desa se-Kecamatan Ulu Manna, BPD Desa Lubuk Tapi, dewan hakim, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta MTQ.
Dalam sambutannya, Heriansyah menyampaikan rasa bangga dan haru melihat antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak, dalam mengikuti pelaksanaan MTQ perdana di Kecamatan Ulu Manna. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi tanda positif bagi upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kami merasa bangga dan terharu melihat antusias anak-anak dan masyarakat kita dalam mengikuti MTQ perdana di Ulu Manna ini. Kami berharap MTQ tersebut dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda di bidang Al-Qur’an," ucapnya.
Heriansyah juga berpesan kepada para peserta agar menjadikan pelaksanaan MTQ sebagai pengalaman untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri. Ia meminta peserta mempersiapkan diri dengan baik serta tidak hanya berorientasi pada hasil perlombaan.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ tidak semata-mata bertujuan mencari bibit-bibit qori dan qoriah berprestasi. Lebih dari itu, MTQ memiliki misi untuk mensyiarkan ajaran Islam serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Di samping mencari bibit-bibit qori dan qoriah, yang lebih penting adalah bagaimana kita mensyiarkan ajaran Islam dan mewujudkan masyarakat yang cinta Al-Qur’an. Ia mengingatkan agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dilombakan, tetapi juga dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Heriansyah berharap MTQ tingkat Kecamatan Ulu Manna dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat masyarakat dalam mempelajari, membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya memiliki prestasi di bidang tilawah, tetapi juga berakhlak mulia.
Ia menambahkan, keberlanjutan pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan pembinaan yang berkesinambungan bagi anak-anak dan generasi muda di Kecamatan Ulu Manna.
"Kita berharap pelaksanaan MTQ perdana ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat Kecamatan Ulu Manna melalui kegiatan keagamaan. Dengan semangat kebersamaan, MTQ diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, berkarakter, serta dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....