Pengembangan Kompos Radioaktif Dari Limbah Pertanian

  • 29 Sep 2026 23:21 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemanfaatan mikroorganisme lokal dalam pembuatan pupuk organik padat dapat mempercepat proses pembusukan sisa tanaman secara alami. Langkah ini menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah tanpa mengandalkan bahan kimia sintetis.

Evaluasi tingkat kematangan kompos dilakukan melalui pengukuran suhu, kelembapan, serta rasio karbon terhadap nitrogen selama proses fermentasi. Pengawasan parameter tersebut secara berkala menjamin kualitas kompos yang dihasilkan tetap konsisten dan aman.

Pengujian kualitas unsur hara pupuk organik ini telah dikaji secara teknis oleh para peneliti di bidang agronomik. Penelitian tersebut membuktikan bahwa penggunaan bioaktivator mampu mempersingkat waktu pengomposan secara signifikan.

Data mengenai laju dekomposisi bahan organik ini dipublikasikan oleh Tri Wahyudi dalam jurnal ilmiah berjudul Analisis Kecepatan Dekomposisi Bahan Organik Menggunakan Bioaktivator Lokal yang terbit pada tahun 2020. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa kualitas hara nitrogen meningkat hingga 25% dibanding metode konvensional.

Selain mikroorganisme pengurai, penambahan arang sekam juga dilakukan untuk meningkatkan daya simpan air pada pupuk padat. Pemanfaatan material poros ini menjaga kelembapan kompos agar mikroba pengurai tetap aktif beraktivitas.

Analisis mengenai formulasi campuran pupuk organik ini dipaparkan oleh Sigit Nugroho dalam karya ilmiah berjudul Pengaruh Penambahan Arang Sekam Terhadap Kualitas Fisik Kompos yang terbit pada tahun 2022. Penelitian ini menyimpulkan bahwa arang sekam berhasil memperbaiki struktur dan porositas media tanaman secara optimal.

Penerapan teknologi pengomposan mandiri ini diharapkan dapat membantu para petani dalam menghemat biaya pembelian pupuk komersial. Keberlanjutan riset pupuk hayati menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas lahan pertanian secara jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....