Antrean Panjang Kendaraan di POM Kaur Disayangkan Masyarakat

  • 21 Sep 2026 16:36 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Susahnya untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite di POM bensin yang ada di Kabupaten Kaur banyak disayangkan oleh masyarakat. pasalnya butuh berjam-jam antre untuk mendapatkan beberapa liter Pertalite.

Seperti yang dirasakan oleh Pak Rasyid, warga Kota Bintuhan ini, dirinya terkadang merasa jengkel atas susahnya mendapatkan pertalite untuk kendaraan roda empatnya. Menurutnya pembelian menggunakan jirigen ini yang memperparah antrean di beberapa POM yang ada di Kabupaten Kaur, karena pembelian dengan Jirigen ini bisa lebih dari 600 ribu setiap kali membeli, sementara untuk roda empat hanya 250 ribu sekali beli.

Kondisi tersebut membuat para pengendara mobil harus rela meluangkan waktu lebih lama di jalan raya hanya untuk mengisi bahan bakar. Akibatnya, banyak aktivitas harian warga menjadi terhambat karena sebagian besar waktu produktif mereka habis dalam antrean panjang.

“Pengawasan di lapangan terhadap pembelian menggunakan jerigen masih sangat longgar. Ia berharap pihak SPBU dapat bertindak lebih tegas agar kuota BBM bersubsidi ini tidak dikuasai oleh segelintir oknum,” ujarnya.

Masyarakat menilai bahwa sistem pembatasan pembelian yang ada saat ini belum berjalan dengan efektif di Kabupaten Kaur. Mereka menginginkan adanya regulasi yang lebih adil agar kendaraan pribadi dan angkutan umum mendapatkan hak yang setara.

Jika praktik pembelian dengan jerigen skala besar ini terus dibiarkan tanpa penertiban, kelangkaan diprediksi akan semakin parah. Situasi ini tentu berpotensi memicu gejolak sosial dan ekonomi yang lebih luas di tengah masyarakat Bintuhan.

“Karena menurut pandangan kami di lapangan, pembeli dirigen ini seharusnya buat para nelayankan, tapi kebanyakan mereka menjual kembali di eceran, itu yang kami sayangkan,” ucapnya lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....