Harga Pinang Kering di Kabupaten Kaur Stabil, Petani Makin Giat Urus Kebun Pnang

  • 21 Sep 2026 07:25 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Memasuki pertengahan September 2026, harga pinang kering di Kabupaten Kaur masih stabil di kisaran Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Stabilnya harga tersebut menjadi kabar baik bagi petani yang mengandalkan komoditas pinang sebagai salah satu sumber pendapatan.

berdasarkan informasi dari para petani dan tauke pinang di kaur, Kenaikan harga pinang mulai terjadi pada awal 2026, dan kondisi ini mendorong semangat petani untuk semakin giat memanen hasil kebun mereka. Meskipun proses pengolahannya cukup rumit, mulai dari memungut buah, mengupas, hingga mengeringkannya, petani menilai harga jual yang diperoleh sebanding dengan usaha yang dilakukan.

Aktivitas petani pinang pun terlihat semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Mereka memanfaatkan cuaca yang mendukung untuk menjemur pinang agar menghasilkan kualitas yang baik dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Aruan, petani pinang di wilayah Padang Guci, Kabupaten Kaur, mengatakan dirinya sangat senang dengan kenaikan harga tersebut. Menurutnya, naiknya harga pinang memberikan semangat baru bagi para petani, sehingga banyak warga kini berlomba-lomba mengumpulkan dan mengupas pinang karena nilai jualnya cukup menjanjikan.

“Dengan harga yang cukup tinggi akhir akhir ini, petani semakin semangat memungut dan mengupas pinang untuk dijual dalam kondisi kering. Berbeda ketika harga sedang anjlok terjadi tahun lalu, petani enggan menjual pinang karena menurut mereka proses pengolahannya rumit,” ujar Ridi ketika dijumpai pada Kamis, 20 September 2026.

Informasi serupa juga disampaikan melalui beberapa unggahan petani di Kabupaten Kaur yang menyebutkan harga pinang kering dalam beberapa bulan terakhir berada pada kisaran Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Sejak Januari 2026, harga pinang kering terus menunjukkan tren kenaikan sehingga semakin memotivasi petani untuk meningkatkan hasil panen.

Para petani berharap harga pinang tetap stabil, bahkan terus meningkat pada musim panen berikutnya. Selain membantu menambah pendapatan keluarga, komoditas pinang juga menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Kaur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....