Abu Vulkanik Hampir Dua Hari Masuki Kaur, Bupati Imbau Warga Lindungi Diri

  • 07 Sep 2026 08:03 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau telah memasuki wilayah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, dan kondisi tersebut telah berlangsung hampir dua hari ini. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kaur Gusril Pausi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan Minggu, 6 September 2026.

Bupati Kaur meminta masyarakat untuk mengurangi perjalanan ke luar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak. Menurutnya, masyarakat sebaiknya tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di ruang terbuka hingga kondisi kembali aman.

" Sehubungan dengan adanya abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau yang telah memasuki wilayah Kabupaten Kaur, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya mengurangi aktivitas diluar ketika tidak ada keperluan mendesak,"ucapnya.

Kemudian Bupati mengingatkan masyarakat Selain mengurangi aktivitas di luar rumah, masyarakat yang terpaksa bepergian diimbau menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik.Warga juga diminta menggunakan kacamata atau pelindung mata untuk mengurangi risiko iritasi akibat abu yang terbawa udara

"Kami juga meminta masyarakat untuk menghemat perjalanan dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah yang tidak memiliki kepentingan mendesak. Jika tidak ada keperluan penting, masyarakat disarankan tetap berada di dalam rumah serta memastikan anggota keluarga terlindungi dari paparan abu vulkanik,"katanya.

Bupati mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan, terutama dalam menjaga anak-anak dan anggota keluarga lainnya agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya bersama untuk meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan akibat paparan abu vulkanik.

" Kita berharap kondisi tersebut dapat segera kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Untuk sementara waktu, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas dengan mengurangi aktivitas di ruang terbuka serta menggunakan perlindungan diri ketika harus bepergian,*ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....