Sungai Kelam di Kaur, Alami Pendangkalan akibat Kemarau

  • 06 Sep 2026 09:46 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Air Kelam merupakan nama sebuah sungai (Air Kelam) di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang wilayah alirannya melewati Kecamatan Kelam Tengah, salah satu kecamatan di wilayah sekitar Padang Guci. Sungai ini menjadi salah satu sumber air yang penting bagi masyarakat setempat untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk sebagai sumber pengairan sawah.

Sejak musim kemarau yang berlangsung beberapa bulan terakhir, kondisi Air Kelam sangat memprihatinkan. Selain debit air yang semakin kecil, banyak sampah ditemukan di aliran sungai sehingga alirannya menjadi semakin kecil dan kotor.

Padahal, Air Kelam merupakan sumber air bagi berbagai keperluan masyarakat Kecamatan Kelam Tengah, terutama untuk mengairi sawah di wilayah tersebut. Kondisi debit air yang terus menyusut akibat kemarau turut mengancam aktivitas pertanian masyarakat yang bergantung pada aliran sungai ini.

Siharsan, salah seorang petani sawah di Kecamatan Kelam Tengah, mengatakan surutnya Air Kelam akibat kemarau sangat berpengaruh terhadap aktivitas bertani. Terutama bagi petani sawah, “sumber air bagi sawah di sini kan hjanya dari sunga air kelam, namun airnya surut akibat kemarau, jadi sawah kami terbengkalai saat ini,” tutur Siharsan

Menurut Siharsan, kondisi tersebut membuat kegiatan pertanian tidak dapat berjalan secara optimal. Para petani terpaksa menghadapi kesulitan karena ketersediaan air untuk mengairi lahan sawah semakin terbatas.

Sihrsan sangat berharap hujan segera turun agar Air Kelam kembali berfungsi seperti semula. Dengan kembali normalnya debit air sungai, ia berharap aktivitas pertanian masyarakat dapat berlangsung kembali secara normal.

Sungai Air Kelam mengalir di wilayah Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, dengan panjang sungai sekitar 15 kilometer dan memiliki beberapa anak sungai. Sungai lni bermula dari Kecamatan Kaur Utara, dan bermuara di pantai Wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....