Petani di Kaur Sambut Positif Kenaikan Harga Pinang Kering

  • 30 Agt 2026 21:13 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Berdasarkan informasi dari sejumlah petani, harga pinang kering di Kabupaten Kaur kembali mengalami kenaikan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram, pada penghujung Agustus 2026 harga pinang naik menjadi sekitar Rp13 ribu per kilogram.

Kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi petani yang mengandalkan komoditas pinang sebagai salah satu sumber pendapatan mereka. Kenaikan harga dinilai dapat memberikan tambahan penghasilan bagi petani yang selama ini mengelola kebun pinang secara rutin.

Kenaikan harga pinang yang terjadi sejak setahun terakhir mendorong petani semakin giat memanen hasil kebun mereka. Meskipun proses pengolahannya cukup rumit, mulai dari memungut buah, mengupas, hingga mengeringkannya, petani menilai harga jual yang diperoleh sebanding dengan usaha yang dilakukan.

Aktivitas memanen dan mengolah buah pinang pun terlihat semakin meningkat dibandingkan saat harga komoditas tersebut anjlok pada tahun lalu. Harga buah pinang pada tahun lalu bahkan sempat menyentuh Rp4 ribu per kilogram di tingkat petani.

Kondisi harga yang kini mengalami kenaikan membuat para petani lebih giat memanen dan mengolah buah pinang untuk dijual. Kenaikan harga tersebut dinilai memberikan keuntungan yang lebih baik dibandingkan ketika harga pinang berada di titik terendah.

Pengepul pinang kering, Risi, yang beroperasi di wilayah Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, mengatakan kenaikan harga tersebut memberikan semangat baru bagi para petani. Menurutnya, banyak warga kini berlomba-lomba mengumpulkan dan mengupas pinang karena nilai jualnya cukup menjanjikan.

“ Sejak harga yang cukup stabil dan bertahan di kisarana n Rp10.000 ke atas per kilonya, membuat petani semakin giat memanen dan mengupas pinang untuk dijual dalam kondisi kering. Terbukti banyak yang menjual jika disbanding saat harganya anjlok,” ujar Risi, Minggu, 30 Agustus 2026.

Dengan kondisi harga yang relatif baik, petani berharap harga pinang dapat terus bertahan dan tidak kembali mengalami penurunan tajam. Stabilnya harga dinilai penting agar petani tetap bersemangat mengelola kebun serta menjadikan pinang sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....