Konsumen Cabai di Kaur sambut Baik Turunnya harga Cabai

  • 30 Agt 2026 20:35 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Harga cabai di Kabupaten Kaur mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada cabai merah, cabai rawit hijau, hingga cabai rawit merah yang lebih dikenal dengan sebutan cabai setan.

Berdasarkan pantauan RRI di Pasar Harian Sukarami, Kecamatan Kelam Tengah, pada Minggu, 30 Agustus 2026, harga sejumlah jenis cabai mengalami penurunan. Salah seorang pedagang cabai di Kelam Tengah, Wati Artini, mengatakan harga cabai merah pada minggu sebelumnya berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram.

Namun, harga cabai merah kini turun menjadi Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram. Wati menyebut harga Rp30 ribu berlaku untuk cabai merah biasa, sedangkan Rp35 ribu berlaku untuk cabai merah jenis lokal yang dinilai memiliki rasa lebih pedas.

“Harga cabai naik dan turun itu tidak bisa diprediksi, kalau sekarang agak turun harhganya, untuk cabai yang saya jual ini jenis taro dan local 35 ribu rupiah per kilogram harganya. Kalau cabai merah biasa atau orang sini sebut cabai mulsa harganya 30 ribu rupiah satu kilogramnya,” ujar wati

Sementara itu, harga cabai rawit hijau yang sebelumnya dibanderol Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan cabai setan yang sebelumnya dibanderol Rp70 ribu per kilogram, kini juga turun menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Penurunan harga cabai tersebut disambut baik oleh masyarakat karena cabai merupakan salah satu bahan kebutuhan dapur yang banyak digunakan sehari-hari. Dengan harga yang lebih murah dan terjangkau, masyarakat dapat membeli cabai sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar sebelumnya.

Amitia, salah seorang konsumen cabai, mengaku senang dengan kabar penurunan harga cabai tersebut. Menurutnya, dengan harga yang terjangkau, ia dapat membeli cabai tanpa harus mengurangi porsi jatah belanja cabai mingguan.

“Mumpung lagi murah saya beli agak banyak untuk stok di rumah. Dengan harga yang terjangkau kita tidak harus mengurangi pembelian cabai,” ujar Amitia konsumen Cabai di Kelam Tengah.

Penurunan harga ini juga memberikan keuntungan bagi pelaku usaha makanan, seperti pedagang nasi, warung makan, dan usaha kuliner lainnya karena biaya pembelian bahan baku menjadi lebih ringan. Masyarakat dan pelaku usaha berharap harga cabai merah dapat terus berada pada tingkat yang stabil sehingga pengeluaran rumah tangga dan biaya produksi dapat lebih mudah diatur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....