Musim Kemarau, Petani Kelam Tengah Hadapi Krisis Air untuk Sawah
- 26 Agt 2026 14:54 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Hamparan sawah di Kecamatan Kelam Tengah mengalami gagal tanam akibat kurangnya pasokan air yang disebabkan oleh cuaca panas yang melanda sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat para petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka.
Saat cuaca panas melanda pada musim kemarau, saluran irigasi di daerah tersebut dinilai kurang mendukung proses bercocok tanam di sawah. Sungai Air Kelam yang menjadi sumber air bagi hamparan sawah di Kecamatan Kelam Tengah juga cepat menyusut saat musim kemarau tiba.
Kondisi itu menyebabkan banyak sawah di daerah tersebut gagal ditanami selama musim kemarau. Minkamdi, salah seorang petani pemilik sawah di Kelam Tengah, mengaku pasrah dengan kondisi cuaca yang terjadi saat ini.
Menurutnya, jika cuaca panas berlangsung cukup panjang, sawah di daerah tersebut dapat dipastikan mengalami kekurangan air. "Kalau cuaca panas cukup lama air kelam sebagai sumber air untuk mengaliri sawah sangat kecil, sehingga banyak petani tak bisa menggarap sawah, terpaksa dibiarkan terbengkalai," tutur Minkamdi, 23 Agustus 2026.
Akibat kekeringan, para petani terpaksa membiarkan sawah mereka terbengkalai untuk sementara waktu. Mereka memilih menunggu hingga musim hujan tiba agar ketersediaan air kembali mencukupi untuk mengolah lahan.
Kondisi tersebut membuat aktivitas pertanian di Kecamatan Kelam Tengah ikut terdampak selama musim kemarau. Terbatasnya pasokan air menyebabkan petani tidak dapat mengolah dan menanami sawah seperti biasanya.
Para petani berharap musim hujan segera tiba sehingga ketersediaan air kembali mencukupi. Dengan demikian, sawah mereka dapat kembali diolah dan ditanami untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat Kecamatan Kelam Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....