Orderan Anjlok, Driver Ojol Bengkulu Sebut Potongan 8 Persen Tak Berpengaruh
- 25 Agt 2026 19:45 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebijakan penyesuaian potongan aplikasi ojek online sebesar delapan persen belum berdampak signifikan bagi pengemudi di kawasan Kota Bengkulu. Aturan baru tersebut dinilai tidak memberikan pengaruh besar terhadap kondisi finansial maupun operasional harian para pengemudi di lapangan.
Salah satu mitra pengemudi bernama Leo menyebutkan persoalan utama sebenarnya adalah sepinya jumlah pemesanan jasa yang makin merosot. Besaran komisi aplikasi dianggap tidak bermakna ketika daya beli masyarakat serta permintaan konsumen terus mengalami penurunan secara drastis.
"Masalah utama kami bukanlah besaran potongan komisi melainkan sepinya orderan konsumen," ucap Leo saat diwawancarai pada Senin 24 Agustus 2026, melalui sambungan telpon. Ia menjelaskan bahwa pendapatan harian para pengemudi sangat bergantung pada banyak sedikitnya penumpang yang menggunakan layanan ojek online.
Volume pemesanan yang diterima para pengemudi mengalami penurunan sangat tajam jika dibandingkan dengan periode masa waktu sebelum ini. Kondisi sepi tersebut membuat penghasilan bersih yang dibawa pulang ke rumah menjadi berkurang secara sangat drastis setiap hari.
"Dulu saya mampu menyelesaikan sepuluh orderan sehari tetapi sekarang hanya dapat empat orderan," kata Leo. Penurunan ini sangat memukul perekonomian keluarga karena hasil tarikan harian tidak mencukupi kebutuhan hidup yang kian membengkak tinggi.
Potongan aplikasi delapan persen tidak berguna jika pemesanan dari masyarakat terus mengalami penurunan. Ia menilai pemotongan komisi rendah tidak akan memberi dampak apabila pelanggan yang memesan jasa semakin jarang ditemukan pengemudi.
Pemulihan volume orderan dinilai jauh lebih mendesak untuk menjaga keberlanjutan pendapatan para mitra ojek online di Kota Bengkulu. Para pengemudi berharap pihak perusahaan aplikator segera mengambil langkah nyata demi merangsang kembali permintaan jasa dari seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....