Manfaat dan Strategi Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat
- 29 Jul 2026 23:01 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Akses terhadap buku bacaan berkualitas sangat menentukan minat baca dan tingkat literasi anak-anak di pemukiman padat penduduk. Mendirikan Taman Bacaan Masyarakat atau TBM merupakan langkah sosial strategis untuk menyediakan ruang belajar alternatif yang menyenangkan.
Menurut penelitian dari Susanti (2022) dalam Jurnal Literasi Anak dan Pemberdayaan Sosial berjudul "Manfaat Taman Bacaan Masyarakat pada Minat Baca", perkembangan anak dipantau. Riset menjelaskan bahwa ketersediaan buku yang variatif sangat efektif meningkatkan wawasan dan ketrampilan berbahasa anak.
Strategi pengelolaan TBM dapat dimulai dengan mengumpulkan donasi buku bekas layak baca dari warga dan komunitas sekitar harian. Tata buku secara rapi sesuai kelompok usia anak agar mereka mudah menemukan bacaan favorit yang ingin dipelajari.
Sediakan kegiatan penunjang yang interaktif seperti sesi mendongeng, melukis bersama, atau mendampingi anak mengerjakan tugas sekolah. Kiat ini terbukti ampuh membuat anak-anak betah berkunjung dan betah belajar di taman baca setiap sore hari.
Manfaat kehadiran TBM juga dirasakan oleh para orang tua karena anak-anak memiliki kegiatan positif di luar jam sekolah. Dukungan tokoh masyarakat dan relawan muda menjadi kunci utama keberlanjutan operasional taman bacaan sosial di desa.
Berdasarkan data dari Pratama (2025) dalam Jurnal Pendidikan Luar Sekolah dan Sosialisasi Literasi berjudul "Dampak Kehadiran TBM Terhadap Kemampuan Membaca", kenaikan minat dikaji. Data riset menunjukkan bahwa aktivitas rutin di TBM mampu menaikkan minat baca anak hingga kebersihan mencapai 90 persen.
Taman Bacaan Masyarakat adalah investasi sosial yang sangat berharga untuk mencerdaskan kehidupan generasi muda di lingkungan sekitar. Mari sisihkan buku tak terpakai di rumahmu dan dukung gerakan literasi anak di pemukimanmu hari ini!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....