Cara Pengolahan Komposter Komunal untuk Kebersihan Desa

  • 29 Jul 2026 22:52 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Sampah organik dari sisa makanan dan dedaunan sering kali memenuhi tempat penampungan akhir dan menimbulkan bau menyengat di desa. Pengolahan komposter komunal secara gotong royong menjadi cara tepat mengurai masalah limbah sekaligus menghasilkan pupuk gratis.

Penelitian dari Wibowo (2022) dalam Jurnal Pengelolaan Sampah Permukiman dan Kesehatan berjudul "Pemanfaatan Komposter Komunal dalam Mengurangi Limbah", keunggulan metode dipantau. Hasil studi menjelaskan bahwa pengolahan sampah organik bersama efektif menurunkan beban pembuangan limbah desa.

Proses pembuatan diawali dengan membangun tempat penampungan kompos berukuran sedang di area fasiltas umum warga desa. Masukkan sampah organik yang telah dicacah harian lalu tambahkan larutan pengurai agar proses pembusukan alami berjalan lebih cepat.

Ajak para pemuda dan anak-anak untuk ikut serta dalam proses pengadukan tumpukan kompos secara berkala seminggu sekali. Kegiatan rutin ini menjadi sarana interaksi sosial yang edukatif untuk menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan desa.

Pupuk organik hasil pengolahan komposter komunal dapat dibagikan secara gratis kepada warga untuk menyuburkan pekarangan rumah. Selain menghemat pembelian pupuk kimia harian, kebiasaan ini menciptakan siklus lingkungan yang bersih dan mandiri energi.

Berdasarkan analisis data dari Hidayat (2024) dalam Jurnal Sosiatri dan Kelestarian Lingkungan Desa berjudul "Efektivitas Komposter Komunal pada Kebersihan Desa", kebersihan wilayah diuji. Data penelitian membuktikan bahwa pengolahan kompos bersama mampu mengikis volume sampah organik hingga tingkat keberhasilan 80 persen.

Mengolah sampah organik secara komunal merupakan solusi hijau yang mempererat kebersamaan dan kesehatan lingkungan seluruh warga desa. Mari kumpulkan sisa bahan organik di rumahmu dan mulai olah bersama di komposter komunal lingkunganmu!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....