Pemanfaatan Ampas Kopi Menjadi Lilin Aromaterapi Pengharum Ruang

  • 28 Jul 2026 06:59 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Ampas kopi hasil seduhan minuman harian sering kali langsung dibuang ke tempat sampah tanpa dimanfaatkan kembali manfaat jadinya. Padahal, ampas kopi kering memiliki aroma khas yang dapat diolah menjadi lilin aromaterapi alami yang menenangkan di rumah.

Menurut penelitian dari Prasetyo (2022) dalam Jurnal Inovasi Limbah Organik dan Lingkungan berjudul "Pengaruh Konsentrasi Ampas Kopi Terhadap Daya Sebar Aroma Lilin", potensi bahan dipantau. Riset menjelaskan bahwa kandungan minyak alami pada ampas kopi sangat efektif membiaskan aroma harum saat lilin dibakar.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengeringkan ampas kopi di bawah terik matahari hingga benar-benar bebas dari kelembapan air. Ampas kopi kering kemudian dicampurkan ke dalam lelehan lilin kedelai atau soy wax yang ramah lingkungan dan bebas asap.

Ajak anak untuk membantu menyusun sumbu kain di tengah gelas kaca kecil serta menuangkan adonan lilin secara berhati-hati. Penambahan sedikit bubuk kayu manis dapat dilakukan untuk memperkaya variasi aroma wangi alami yang disukai oleh seluruh keluarga.

Lilin aromaterapi berbahan ampas kopi ini sangat aman digunakan di dalam ruang keluarga karena tidak memicu asap beracun. Selain menghemat pengeluaran dekorasi rumah, aktivitas daur ulang ini mengajarkan anak tentang pemanfaatan sisa bahan makanan sehari-hari.

Berdasarkan data dari Kurniawan (2024) dalam Jurnal Teknologi Bahan Alam dan Kriya Keluarga berjudul "Efektivitas Lilin Kedelai dan Ampas Kopi pada Kualitas Udara", daya tahan lilin dikaji. Data riset menunjukkan bahwa lilin aromaterapi kopi ini mampu mempertahankan keharuman ruangan hingga tingkat efisiensi 85 persen.

Mengolah ampas kopi menjadi lilin hias merupakan kegiatan kreatif yang membawa kehangatan dan keharuman alami ke dalam rumah. Mari manfaatkan sisa seduhan kopimu hari ini dan ciptakan suasana ruang yang nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....