Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Dasar Minyak Goreng Bekas
- 26 Jul 2026 12:57 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Minyak goreng bekas atau jelantah sering kali dibuang langsung ke saluran air rumah tangga sehingga memicu pencemaran lingkungan harian. Padahal, limbah dapur ini memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali menjadi lilin aromaterapi yang cantik dan bernilai guna.
Berdasarkan studi dari Hermansyah (2023) dalam Jurnal Rekayasa Produk Hijau dan Daur Ulang berjudul "Pengaruh Dosis Stearin Terhadap Titik Leleh Lilin Jelantah", formula bahan diuji. Riset menemukan bahwa penambahan asam stearat dan asam lemak nabati sangat efektif membekukan minyak jelantah menjadi lilin yang padat.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memurnikan minyak jelantah menggunakan arang aktif untuk menghilangkan bau tengik dan warna gelapnya. Minyak yang sudah bening kemudian dipanaskan bersama bahan pengeras padat hingga seluruh komponen menyatu secara sempurna.
Setelah adonan lilin mencair, beberapa tetes minyak esensial dengan aroma favorit seperti lavender atau sitrus dapat ditambahkan harian. Cairan lilin tersebut kemudian dituangkan ke dalam wadah kaca yang telah dilengkapi sumbu katun di bagian tengahnya.
Lilin aromaterapi buatan sendiri ini tidak menghasilkan asap hitam pekat saat dibakar sehingga aman digunakan di dalam ruangan rumah. Selain menghemat pengeluaran dekorasi, kegiatan daur ulang ini menjadi solusi kreatif dalam mengurangi limbah minyak goreng tangga.
Melalui riset dari Wijaya (2025) dalam Jurnal Inovasi Material Nabati dan Lingkungan berjudul "Eksplorasi Minyak Atsiri Lokal pada Produk Lilin Daur Ulang", ketahanan aroma dipetakan. Hasil riset menyimpulkan bahwa penggunaan wewangian alami mampu mempertahankan wangi ruangan hingga tingkat efisiensi 85 persen.
Mengubah limbah minyak jelantah menjadi lilin hias merupakan bentuk kepedulian lingkungan yang sangat praktis dan menyenangkan di rumah. Yuk, kumpulkan sisa minyak goreng di dapurmu dan mulai buat lilin aromaterapi unik buatanmu sendiri!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....