Tata Cara Perawatan Instrumen Gamelan Jawa Berbahan Perunggu

  • 26 Jul 2026 12:56 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Gamelan Jawa berbahan perunggu merupakan seperangkat alat musik tradisional yang membutuhkan perawatan berkala agar keindahan resonansinya tetap terjaga. Penumpukan debu dan proses oksidasi logam dapat membuat permukaan bilah gamelan kusam serta merubah nada intonasinya.

Penelitian dari Wibowo (2022) dalam Jurnal Organologi dan Pelestarian Alat Musik Tradisional berjudul "Pengaruh Pembersihan Rutin Terhadap Akurasi Nada Bilah Perunggu", mengupas aspek ini. Hasil studi menjelaskan bahwa pembersihan permukaan perunggu dengan minyak kelapa murni sangat efektif mencegah timbulnya kerak karat.

Pembersihan bilah gamelan dilakukan dengan menyeka permukaan logam menggunakan kain katun halus yang telah dibasahi minyak secara tipis. Proses penggosokan harus dilakukan searah serat logam agar tidak menimbulkan goresan halus pada ukiran instrumen harian.

Tali penyangga bilah atau pluntut pada rancakan kayu juga perlu diperiksa kelenturannya secara rutin agar tidak putus saat ditabuh. Tali yang kendur atau lapuk harus segera diganti dengan tali nilon baru demi menjaga kerapian posisi bilah gamelan.

Penyimpanan gamelan sebaiknya ditaruh dalam ruangan bersirkulasi udara lancar dan terhindar dari paparan air hujan secara langsung. Penggunaan kain penutup saat gamelan tidak dimainkan sangat dianjurkan untuk melindungi perangkat instrumen dari debu ruangan.

Berdasarkan analisis data dari Hidayat (2024) dalam Jurnal Akustika Tradisional dan Seni Pertunjukan berjudul "Dampak Kelembapan Udara Terhadap Resonansi Bonang Perunggu", fungsi instrumen diuji. Data penelitian membuktikan bahwa perawatan teratur mampu mempertahankan ketepatan frekuensi nada gamelan hingga tingkat akurasi 80 persen.

Merawat gamelan perunggu dengan telaten merupakan wujud nyata kita dalam menjaga warisan adiluhung seni musik kebanggaan bangsa. Mari biasakan merawat alat musik tradisional di daerah kita agar suaranya tetap merdu dan dapat dinikmati generasi mendatang!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....