Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Menjadi Kompos Organik Berkualitas
- 23 Jul 2026 18:25 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan -;Proses pengolahan biji kopi menghasilkan limbah kulit buah yang sangat melimpah dan sering kali memicu tumpukan sampah bau di sekitar area perkebunan. Padahal, kulit buah kopi kaya akan bahan organik serta unsur hara kalium yang sangat dibutuhkan oleh tanah pertanian harian.
Berdasarkan studi dari Hidayat (2023) dalam Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan berjudul "Pengaruh Pemberian Kompos Kulit Kopi Terhadap Sifat Kimia Tanah", kelayakan bahan diuji. Riset menemukan bahwa aplikasi kompos kulit kopi secara teratur efektif meningkatkan kadar bahan organik dan kapasitas tukar kation di dalam tanah.
Proses pembuatan kompos ini diawali dengan mencacah kulit kopi kering agar ukurannya lebih kecil sehingga mudah diuraikan oleh mikroorganisme. Bahan cacahan tersebut kemudian dicampur dengan kotoran ternak dan larutan starter pengurai sebelum ditumpuk di tempat yang teduh.
Pengontrolan kelembapan dan suhu tumpukan harus dilakukan secara berkala setiap tiga hari sekali dengan cara membalik adonan kompos. Jika suhu tumpukan mulai menurun dan warnanya berubah menjadi cokelat kehitaman, hal itu menandakan proses fermentasi telah selesai dengan sempurna.
Kompos kulit kopi yang sudah matang tidak berbau menyengat dan memiliki tekstur remah seperti tanah humus alami. Pupuk ini sangat cocok digunakan sebagai media tanam sayuran organik maupun sebagai pupuk susulan untuk tanaman buah di pekarangan rumah.
Melalui riset dari Utami (2025) dalam Jurnal Agroteknologi Tropika Nusantara berjudul "Optimalisasi Dosis Kompos Kulit Kopi untuk Pertumbuhan Bibit Kakao", hasil panen dipetakan. Hasil riset menyimpulkan bahwa pemberian takaran kompos yang tepat mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi bibit hingga sebesar 35 persen.
Mengolah limbah kulit kopi menjadi kompos tidak hanya menghemat pengeluaran untuk beli pupuk, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Yuk, manfaatkan sisa limbah organik di sekitarmu agar lahan pekarangan rumah menjadi lebih subur dan hijau!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....