Gagal Antar Prancis Juara, Mbappe Tetap Jadi Raja Gol Piala Dunia 2026

  • 22 Jul 2026 04:20 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Gelaran Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara dunia. La Roja memastikan gelar setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final di New York New Jersey Stadium.

Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian panjang Spanyol selama 16 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Gelar ini sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi generasi terbaru tim nasional Spanyol di pentas sepak bola dunia.

Persaingan memperebutkan gelar juara berlangsung ketat sejak fase grup hingga babak final. Beragam drama, kejutan, dan rekor baru mewarnai perjalanan turnamen yang digelar selama lebih dari satu bulan.

Berdasarkan informasi resmi FIFA, Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 peserta. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu menghadirkan total 104 pertandingan dengan berbagai cerita menarik, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Selain menghadirkan persaingan antartim, Piala Dunia 2026 juga melahirkan sejumlah pencapaian individu yang mencuri perhatian. Salah satunya adalah penyerang Prancis, Kylian Mbappé, yang sukses meraih penghargaan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.

Mengutip laporanPusat Pemberitaan RRI.co.id, Mbappe menutup turnamen dengan koleksi 10 gol meski gagal membawa Prancis meraih posisi ketiga. Kapten Les Bleus itu tetap berhak menyandang predikat top skor Piala Dunia 2026 berkat produktivitasnya sepanjang kompetisi.

Dua gol yang dicetak Mbappe saat menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga menjadi penentu keberhasilannya mengunci Golden Boot. Meski Prancis kalah dengan skor 4-6, tambahan dua gol tersebut membuat perolehan gol Mbappe tidak mampu dikejar para pesaingnya.

Sepanjang turnamen, Mbappe tampil konsisten sebagai andalan lini depan Prancis. Ia mencetak gol sejak fase grup hingga babak gugur dan terus menjadi ancaman bagi setiap lini pertahanan lawan.

Ketajaman tersebut mengantarkan penyerang Real Madrid itu mencatatkan sejarah baru di ajang Piala Dunia. Mbappe menjadi pemain pertama yang berhasil meraih penghargaan Golden Boot dalam dua edisi Piala Dunia.

Mengutip dari FotMob, Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengakui bahwa perburuan gelar pencetak gol terbanyak menjadi salah satu motivasi tambahan bagi Mbappe. Menurut Deschamps, sang kapten memiliki alasan yang kuat untuk mengejar penghargaan individu tersebut menjelang laga perebutan tempat ketiga.

Meski akhirnya meraih Golden Boot, Mbappe mengaku penghargaan individu bukanlah target utamanya. Ia menegaskan lebih memilih tampil di partai final bersama Prancis daripada menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.

"Saya lebih memilih tidak menjadi top skor dan bermain di final besok. Saya tidak peduli menjadi pencetak gol terbanyak," ujar Mbappe seperti dikutip dari BolaVIP Brasil. Pernyataan itu menegaskan bahwa ambisi terbesarnya tetap membawa Prancis bersaing memperebutkan gelar juara dunia, bukan sekadar meraih penghargaan individu.

Mbappe mengatakan pencapaian individu tidak sebanding dengan kesempatan tampil di partai puncak. Ia bahkan memprediksi Lionel Messi akan kembali mencetak gol di final serta mengaku mendukung kapten Argentina itu tampil gemilang.

Meski akhirnya keluar sebagai peraih Golden Boot, Mbappe menegaskan trofi individu bukanlah target utamanya. Bagi sang kapten, kesempatan membawa Prancis tampil di final jauh lebih berarti dibanding gelar pencetak gol terbanyak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....