DWP Kementerian Agama Kaur Melaksanakan Seminar Terkait Pendidikan Inklusif

  • 30 Jun 2026 16:35 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Kaur melaksanakan pertemuan bulanan yang diisi dengan seminar pendidikan inklusif. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ulima Anggravania S, S.Psi., seorang psikolog yang memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya pendidikan yang ramah bagi semua kalangan.

Pertemuan tersebut berlangsung di aula Kementerian Agama Kabupaten Kaur Selasa, 30 Juni 2026 dengan suasana yang tertib dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh narasumber.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Lukman. Hadir pula Ketua DWP Kabupaten Kaur, Ny. Oma Aprida Lukman, bersama seluruh anggota DWP Kementerian Agama Kabupaten Kaur.

Dalam sambutannya, Lukman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan wawasan serta kepedulian terhadap pendidikan inklusif di lingkungan masyarakat.

"Kami mengapresiasi atas ide DWP kaur menghadirkan dan Melaksnakan seminar pendidikan bagi DWP kaur. Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada DWP Kementerian Agama," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DWP Ny. Oma Aprida Lukman menegaskan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pendidikan yang inklusif. Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber Ulima Anggravania S, S.Psi. menjelaskan konsep dasar pendidikan inklusi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga memberikan contoh konkret bagaimana menghadapi anak dengan kebutuhan khusus secara tepat dan bijak.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua individu. Pertemuan bulanan DWP ini pun menjadi wadah yang efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kepedulian anggota terhadap isu-isu pendidikan," tuturnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....