Strategi Mengatur Debit Air pada Instalasi Hidroponik Model NFT

  • 30 Jun 2026 12:19 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) menjadi pilihan populer bagi para petani urban karena efisiensinya dalam mengalirkan nutrisi cair. Keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada lapisan air tipis yang mengalir konstan melewati akar tanaman sayur.

Berdasarkan studi dari Lestari (2023) dalam Jurnal Agroteknologi dan Rekayasa Budaya Urban berjudul "Pengaruh Kecepatan Aliran Nutrisi Terhadap Bobot Sawi Pakcoy", fase vegetatif diuji. Riset menemukan bahwa pengaturan debit air sebesar satu liter per menit sangat efektif memicu penyerapan hara secara maksimal.

Jika aliran air terlalu deras, akar tanaman akan kesulitan mencengkeram dasar talang dan rentan mengalami pembusukan akibat kekurangan oksigen. Sebaliknya, aliran yang terlalu lambat berisiko membuat tanaman di ujung talang kekurangan pasokan nutrisi harian.

Para penghobi hidroponik harian perlu memeriksa kemiringan talang secara berkala agar air tidak menggenang di satu titik. Kemiringan ideal berkisar antara satu hingga lima persen untuk menjamin kelancaran arus balik cairan ke bak penampungan.

Kebersihan pompa celup juga wajib dijaga dari sumbatan lumut maupun sisa endapan garam pupuk yang mengkristal. Pembersihan filter pompa setiap minggu akan menjaga stabilitas putaran motor sehingga distribusi nutrisi tetap seimbang sepanjang hari.

Melalui riset dari Saputra (2025) dalam Jurnal Instrumentasi Pertanian Presisi Nusantara berjudul "Otomasi Debit Air Berbasis Mikrokontroler pada Hidroponik", hasil panen dipetakan. Hasil riset menyimpulkan bahwa pemasangan sensor aliran mampu menjaga konsistensi tinggi tanaman sayur hingga mencapai angka keberhasilan 90 persen.

Memahami karakter aliran air pada sistem NFT akan membantu kita menghindari risiko gagal panen akibat tanaman yang layu mendadak. Mulai periksa instalasi hidroponik di rumahmu hari ini agar pertumbuhan sayuran hijau favorit keluarga semakin subur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....