Kenapa Ada Tanggal Merah di Kalender? Ini Sejarah dan Asal-usulnya
- 30 Jun 2026 10:01 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Hari libur selalu menjadi momen yang dinantikan banyak orang karena identik dengan waktu istirahat, berkumpul bersama keluarga, hingga kesempatan untuk berwisata. Namun, pernahkah Anda bertanya mengapa hari libur ada dan bagaimana asal-usul penetapannya?
Berdasarkan Pada informasi sejarah yang beredar secara umum, awalnya, hari libur erat kaitannya dengan tradisi keagamaan. Banyak hari libur ditetapkan sebagai waktu khusus untuk beribadah atau merayakan hari-hari suci sesuai dengan kepercayaan masing-masing masyarakat.
Dikutip dari Alif.id, istilah holiday dalam bahasa Inggris berasal dari frasa holy day yang berarti "hari suci". Hari-hari seperti Natal, Idulfitri, Nyepi, dan berbagai perayaan keagamaan lainnya pada mulanya dijadikan waktu untuk menghentikan aktivitas sehari-hari dan menjalankan ibadah.
Di banyak negara, termasuk Indonesia, hari Minggu ditetapkan sebagai hari libur mingguan yang berakar dari tradisi Romawi kuno. Pada masa itu, hari Minggu dipandang sebagai hari untuk beribadah dan beristirahat sehingga aktivitas pekerjaan dihentikan, lalu tradisi tersebut menyebar ke berbagai belahan dunia dan bertahan hingga sekarang.
Selain hari libur mingguan, terdapat pula hari libur nasional yang ditetapkan untuk memperingati peristiwa penting dalam sejarah, budaya, maupun kehidupan berbangsa. Salah satu contohnya adalah Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni sebagai penghormatan atas pidato Soekarno pada tahun 1945 mengenai dasar negara, yang kini ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah.
Seiring perkembangan zaman, makna hari libur juga mengalami perubahan. Sejak Revolusi Industri pada abad ke-19, hari libur tidak lagi hanya berkaitan dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari hak pekerja untuk memperoleh waktu istirahat, menjaga keseimbangan hidup, dan menikmati rekreasi.
Dengan demikian, hari libur bukan sekadar kesempatan untuk bersantai atau bepergian, melainkan juga memiliki nilai sejarah, budaya, agama, dan sosial yang panjang. Setiap tanggal merah yang tercantum dalam kalender merupakan hasil dari perjalanan sejarah yang mencerminkan bagaimana masyarakat mengatur keseimbangan antara waktu bekerja, beribadah, dan beristirahat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....