Pelestarian Kain Tenun Ikat Tradisional lewat Pengembangan Motif Baru

  • 30 Jun 2026 07:32 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Kain tenun ikat merupakan produk kriya tekstil tradisional khas daerah nusantara yang memiliki nilai estetika kebudayaan yang sangat tinggi. Sejak zaman dulu, lembaran kain tenun dibuat secara manual menggunakan alat tenun bukan mesin oleh para perempuan di desa.

Penelitian dari Setiawan (2023) dalam Jurnal Kriya Tekstil dan Budaya Lokal berjudul "Pemanfaatan Zat Warna Alam pada Proses Pembuatan Tenun", mengupas potensi material. Hasil studi menjelaskan bahwa penggunaan ekstrak akar mengkudu memberikan karakter warna merah tua yang sangat awet dan khas.

Guna menarik minat generasi muda, beberapa desainer lokal kini mulai melakukan inovasi bentuk motif pada lembaran kain tenun ikat tradisional. Mereka tidak lagi hanya terpaku pada motif geometris kuno, melainkan mulai memadukannya dengan corak kontemporer yang minimalis harian.

Benang yang telah kering juga diberi sentuhan warna-warni cerah yang dinamis agar tampilannya terlihat lebih segar saat dijahit menjadi kemeja kerja. Proses penenunan ini membutuhkan ketelitian tingkat tinggi karena kesalahan menyelipkan sehelai benang bisa merusak keserasian seluruh pola kain.

Produk pakaian berbahan kain tenun ikat hasil modifikasi ini terbukti sangat diminati oleh para kalangan profesional muda di kota besar. Penggunaan busana tenun harian ini juga secara tidak langsung ikut membantu menggerakkan roda perekonomian para pengrajin di pelosok daerah.

Berdasarkan analisis data dari Utomo (2025) dalam Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat berjudul "Dampak Diversifikasi Desain Kain Tenun Terhadap Pendapatan Perajin", aspek ekonomi diteliti. Data penelitian membuktikan bahwa variasi motif baru kain tenun ikat mampu meningkatkan omzet penjualan kelompok perajin hingga sebesar 40 persen.

Merawat kelestarian kain tenun ikat adalah langkah nyata dalam menjaga identitas budaya bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengrajin lokal. Mari kita bangga mengenakan pakaian berbahan tenun asli dalam negeri sebagai wujud kontribusi kita terhadap kelestarian budaya nusantara!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....