Cabai Merah, salah Satu Bahan Pokok yang Sulit diprediksi Naik Turun Harganya

  • 27 Jun 2026 19:15 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Harga cabai merah di Kabupaten Kaur saat ini kembali mengalami penurunan. Meski demikian, harga jual cabai masih dinilai cukup tinggi oleh para konsumen.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Harian Sukarami, Kecamatan Kelam Tengah, Citri, mengatakan bahwa pada bulan lalu harga cabai merah mencapai Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Namun, saat ini harganya telah turun di kisarah Rp45 ribu per kilogram.

“Harga Cabai merah sekarang 45 ribu rupiah satu kilogramnya. Alami penurunan harga jika disbanding bulan lalu usai idul adha ,” ungka Citri.

Menurut Citri, penurunan harga tersebut terjadi karena harga di tingkat distributor juga sudah mengalami penurunan. “Penurunan harga cabai ini sudah terjadi dari distributor ya. Harga sembako khususnya cabai ini memang kerap naik turun sulit kita prediksinya,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang konsumen, Duti, mengaku meski harga cabai mulai turun, nilainya masih tergolong tinggi. Menurutnya, harga cabai yang normal berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Rani berharap harga cabai dan kebutuhan pokok lainnya yang masih tinggi dapat kembali normal. “Iya tadi beli cabai turun dikit harganya 45 ribu rupiah per kilogramnya. Sebenarnya masih tinggi harga cabai ini tapi ya tetap beli solanya kebutuhan,” ungkap Duti.

Harga cabai memang sulit diprediksi karena dapat naik maupun turun sewaktu-waktu akibat berbagai faktor. Salah satu penyebab tingginya harga cabai merah adalah terbatasnya pasokan, sedangkan harga akan cenderung turun ketika stok cabai di suatu daerah melimpah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....