Geliat Penyelamatan Naskah Kuno lewat Program Konservasi Fisik
- 26 Jun 2026 00:47 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Lembaran manuskrip kuno peninggalan masa lalu merupakan saksi bisu yang sangat berharga mengenai perkembangan pemikiran dan budaya bangsa kita. Namun, lembaran kertas daur ulang atau daun lontar tua tersebut sangat rentan hancur akibat faktor kelembapan udara tropis.
Menurut penelitian dari Hidayat (2022) dalam Jurnal Manuskrip dan Kearsipan berjudul "Teknik Restorasi Serat Selulosa pada Dokumen Sejarah", langkah penyelamatan harus cepat. Riset tersebut menjelaskan bahwa pembersihan jamur menggunakan larutan alkohol khusus dengan kadar mikro efektif menghentikan proses pelapukan media tulis kuno.
Para filolog muda kini aktif bergerak ke berbagai daerah pelosok untuk melakukan pendataan dan perawatan fisik terhadap mushaf lama milik warga. Mereka membersihkan debu-debu hitam yang menempel pada sela-sela lipatan kertas secara telaten menggunakan kuas bulu halus yang lembut.
Proses penambalan bagian kertas yang berlubang akibat dimakan rayap dilakukan menggunakan kertas khusus berbahan serat alami yang sangat tipis. Langkah restorasi ini membutuhkan ketelitian tingkat tinggi agar tulisan tangan asli di atas manuskrip tidak tertutup atau rusak terkelupas.
Setelah perbaikan fisik selesai, lembaran naskah tersebut disimpan di dalam kotak penyimpanan khusus yang terbebas dari asam kimia berbahaya. Pengaturan suhu ruang penyimpanan juga harus dipantau secara ketat agar kondisi kertas tetap stabil dalam jangka waktu yang lama.
Berdasarkan analisis dari Pratama (2024) dalam Jurnal Kajian Filologi dan Warisan Budaya berjudul "Efektivitas Preservasi Digital dan Fisik Manuskrip Keagamaan", aspek kelestarian dikaji. Data riset menunjukkan bahwa perawatan fisik yang dipadukan dengan pemindaian digital mampu memperpanjang usia pakai dokumen sejarah hingga 40 persen.
Merawat kelestarian naskah kuno adalah bentuk nyata tanggung jawab generasi masa kini dalam menjaga mata rantai sejarah peradaban leluhur. Mari kita dukung gerakan penyelamatan arsip sejarah ini agar generasi masa depan tetap bisa mempelajari kebijaksanaan masa lalu!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....