Festival Tabut Menjadi Hiburan Tahunan Bagi Masyarakat Daerah

  • 24 Jun 2026 08:41 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Festival Tabut Bengkulu merupakan salah satu warisan sejarah dan budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Bengkulu. Oleh karena itu, keberadaannya harus terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, saat membuka secara resmi Festival Tabut 2026. Pembukaan festival dipusatkan di kawasan Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Menurut Murlin, Festival Tabut bukan hanya milik kelompok atau komunitas tertentu. Festival ini merupakan milik seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya yang hidup berdampingan.

Ia mengatakan semangat kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat Festival Tabut tetap bertahan dan berkembang hingga saat ini. Kondisi tersebut menjadikan Festival Tabut sebagai salah satu identitas budaya masyarakat Bengkulu.

Kesuksesan Festival Tabut yang digelar secara konsisten setiap tahun, ditambah promosi yang semakin baik, membuat jumlah pengunjung terus meningkat. Banyak wisatawan dan masyarakat dari berbagai kabupaten di Bengkulu sengaja datang ke Kota Bengkulu untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan Festival Tabut ini.

Salah seorang warga Kabupaten Kaur, Hendri, mengaku telah menyiapkan waktu khusus untuk menyaksikan Festival Tabut tahun ini bersama keluarganya. Ia sengaja meninggalkan rutinitas sejenak untuk menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan festival tahunan yang berskala nasional ini.

“Menonton Tabut Bengkulu merupakan hiburan tahunan bagi keluarga kami. Karena selain prosesi sakral seputar Tabut, tetapi juga ada berbagai pertunjukan seni budaya dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu yang menambah semarak suasana selama pelaksanaan Festival Tabut,” tutur Hendri.

Menurutnya, berbagai perlombaan seperti musik dol, tari kreasi Tabut, dan permainan rakyat tradisional menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. “Menonton aneka perlombaan budaya di Even tabut ini juga sangat menyenangkan, dan jadi salah satu yang menarik minat berkunjung ke Tabut,” tutur Hendri.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, pemerintah juga menyediakan 23 stan UMKM gratis di sekitar panggung utama serta berbagai stan kuliner yang menambah semarak festival tahunan tersebut. Selain itu, terdapat kegiatan sosial berupa makan besar dan berbagai agenda lainnya yang digelar selama 10 hari pelaksanaan Festival Tabut, yang semuanya menjadi daya tarik serta mendukung kesuksesan Festival budaya tahunan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....