Mahasiswa KKN UNIB Kelompok 208 Disambut Hangat di Desa Jembatan Dua

  • 23 Jun 2026 13:04 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Desa Jembatan Dua, Kabupaten Kaur, menjadi saksi semangat kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, pemuda, dan mahasiswa dalam menyambut kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu (UNIB) Kelompok 208. Desa ini menjafdi salah satu lokasi penempatan mahasiswa.

Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Rianto, menyampaikan dukungan penuh kepada para mahasiswa KKN. Dalam arahannya, ia menegaskan agar para mahasiswa mampu menunjukkan kualitas sebagai generasi muda yang Cerdas, Adil, Kreatif, Edukatif, dan Profesional (CAKEP).

“Buktikan bahwa kalian adalah anak-anak muda yang mampu membawa perubahan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jika ada kendala atau keluhan selama menjalankan KKN, jangan sungkan sampaikan kepada pemerintah desa, baik kepada saya langsung maupun perangkat desa,” ujar Asep.

Dukungan serupa juga datang dari Ahmad Jukaini selaku Bhabinkamtibmas Desa Jembatan Dua. Ia memastikan pihak kepolisian siap menjaga keamanan dan membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa.

“Jika ada gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kami. Kami siap mendukung penuh agar kegiatan KKN ini berjalan sukses,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 208 KKN UNIB, Stevan Simanjuntak, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat dan pemerintah desa. Ia menyebut KKN bukan sekadar pengabdian, tetapi juga ruang belajar untuk memahami kehidupan sosial secara langsung.

“Kami datang sebagai pemuda yang baru belajar terjun ke masyarakat. Banyak pelajaran yang ingin kami serap di sini, yang nantinya akan menjadi bekal saat kembali ke bangku kuliah maupun ketika benar-benar hidup berdampingan dengan masyarakat,” ungkap Stevan.

Ia juga berharap dukungan penuh dari seluruh warga Desa Jembatan Dua selama 45 hari ke depan. Sehingga setiap program kerja yang dirancang dapat berjalan maksimal dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Tak kalah penting, Ketua Karang Taruna Desa Jembatan Dua, Zuembi, turut menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh kegiatan mahasiswa KKN. Menurutnya, sinergi antara pemuda desa dan mahasiswa menjadi modal penting dalam menciptakan berbagai kegiatan yang bermanfaat serta mendorong kemajuan desa.

Sinergi yang terbangun ini menjadi gambaran nyata bahwa dunia perkuliahan bukan hanya soal teori di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa membangun kreativitas, kepedulian, dan pengabdian di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN UNIB di Desa Jembatan Dua diharapkan mampu melahirkan inovasi, mempererat hubungan sosial, serta menjadi jembatan pengetahuan antara kampus dan masyarakat desa demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....