Sebanyak Sepuluh Mahasiswa KKN Unib Diterjunkan di Desa Lubuk Gung
- 20 Jun 2026 16:24 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Sebanyak 10 mahasiswa Kelompok 177 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 108 Universitas Bengkulu (Unib) resmi diterjunkan di Desa Lubuk Gung, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, Jumat ,19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama 45 hari ke depan.
Selama berada di desa tersebut, para mahasiswa mengusung program bertema “Pengelolaan Sampah Minim Asap.” Program ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.
Acara penerjunan berlangsung di Balai Desa Lubuk Gung dan dihadiri kepala desa, BPD, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Kehadiran mahasiswa disambut hangat sebagai mitra dalam mendukung pembangunan desa.
Kepala Desa Lubuk Gung, Erlan Jayadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN di wilayahnya. Ia berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa di Desa Lubuk Gung. Semoga kegiatan KKN ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di desa kami,” ujar Erlan Jayadi.
Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan berposko di rumah kepala desa. Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi dan tempat penyusunan berbagai program kerja yang telah direncanakan.
Masyarakat Desa Lubuk Gung juga menyambut positif kedatangan mahasiswa KKN. Warga berharap para mahasiswa dapat berbagi ilmu serta membantu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di desa.
Secara keseluruhan, Universitas Bengkulu menerjunkan 2.052 mahasiswa KKN Periode Ke-108 Tahun 2026 yang tersebar di 223 desa dan kelurahan pada 33 kecamatan di Provinsi Bengkulu. KKN berlangsung dari 16 Juni hingga 31 Juli 2026 dengan tema besar “Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat di Provinsi Bengkulu.”
Ketua Pusat Pengelolaan dan Pengembangan KKN (P3KKN) Unib, Lindung Zalbuin Mase, menjelaskan bahwa mahasiswa ditempatkan di Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur. Fokus utama program di tiga daerah tersebut adalah pengelolaan sampah dan penciptaan lingkungan bersih yang berkelanjutan.
Sebanyak 2.052 peserta KKN berasal dari delapan fakultas dengan komposisi 845 mahasiswa laki-laki dan 1.207 mahasiswa perempuan. Dalam pelaksanaannya, mereka dibimbing oleh 47 dosen pembimbing lapangan dari berbagai disiplin ilmu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....