Menggali Nilai Toleransi lewat Tradisi Gotong Royong Warga

  • 31 Mei 2026 21:46 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan : Keberagaman latar belakang suku, agama, dan budaya merupakan kekayaan sekaligus tantangan tersendiri dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Salah satu perekat sosial paling ampuh yang terbukti mampu menjaga persatuan di tingkat akar rumput adalah tradisi gotong royong.

Studi dari Bowen (1986) dalam The Journal of Asian Studies berjudul "On the Political Construction of Tradition: Gotong Royong", mengulas ini. Riset menjelaskan bahwa konsep kerja bakti bersama ini merupakan instrumen kultural yang efektif mencairkan prasangka sosial di masyarakat majemuk.

Saat kegiatan membersihkan saluran air atau memperbaiki fasilitas umum desa berjalan, semua perbedaan status sosial seolah melebur runtuh. Warga bekerja bersama dengan satu tujuan tanpa mempermasalahkan apa agama atau dari mana asal suku tetangga di sebelahnya.

Komunikasi yang terjalin selama kerja bakti berlangsung secara santai dan penuh dengan canda tawa yang menyejukkan suasana. Momen sederhana ini menjadi ruang edukasi toleransi yang sangat nyata tanpa perlu banyak teori atau retorika yang rumit.

Tradisi luhur ini harus terus diwariskan kepada generasi muda agar mereka tidak tumbuh menjadi pribadi yang egois di dunia digital. Orang tua bisa mengajak anak-anak ikut serta dalam kegiatan bersih desa untuk mengenalkan esensi dari indahnya kebersamaan.

Menurut analisis dari Alexander (2006) dalam bukunya pada Cambridge University Press berjudul "The Civil Sphere", solidaritas warga diuji. Hasil penelitian membuktikan bahwa daerah yang rutin mengadakan aksi gotong royong memiliki tingkat toleransi interpersonal 35 persen lebih tinggi.

Menjaga kerukunan sosial masyarakat tidak membutuhkan langkah yang muluk-muluk, melainkan cukup dengan merawat kepedulian di lingkungan sekitar. Yuk, kita siapkan alat kebersihan kita untuk ikut serta dalam agenda kerja bakti warga di lingkungan rumah besok pagi!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....