HUT ke-23, Ketua Presidium Pemekaran Apresiasi Lompatan Kemajuan Kabupaten Kaur

  • 24 Mei 2026 13:54 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kaur ke-23 menjadi ruang refleksi mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para tokoh kunci sejarah berdirinya Bumi Sease Seijean. Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Kaur, SYamhardi Saleh, memberikan apresiasi tinggi atas dinamika pembangunan yang telah berjalan sejak kabupaten ini resmi memisahkan diri hingga menginjak usia lebih dari dua dekade.

Menurut pandangan Syamhardi, proses tumbuh kembang Kabupaten Kaur dari awal berdiri hingga saat ini menunjukkan progres yang sangat positif. Daerah dinilai telah berhasil melewati berbagai tantangan awal pemerintahan dan kini tengah mengalami lompatan kemajuan yang cukup signifikan di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Salah satu indikator perubahan yang paling kasat mata dan dirasakan langsung oleh publik sepanjang 23 tahun ini adalah peningkatan aktivitas wilayah serta kepadatan penduduk. Jika pada masa awal pemekaran kawasan Kaur cenderung sepi dan terbatas, saat ini geliat perekonomian serta pusat-pusat keramaian baru telah terbentuk secara merata di berbagai kecamatan.

"Dari Kabupaten Kaur setelah berdiri sampai detik ini, terutama di momentum usia ke-23 ini, tumbuh kembangnya kabupaten kita cukup sangat maju. Kalau dulu pertumbuhan penduduk masih sepi, sekarang sudah ramai, dan saya melihat di setiap pemberitaan sudah kelihatan sangat meningkat. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih maju lagi," ujar Syamhardi Saleh.

Kendati memberikan apresiasi atas capaian yang ada, tokoh pemekar ini mengingatkan bahwa usia ke-23 harus dijadikan titik tolak untuk mengolah modal besar daerah secara lebih maksimal. Sinergi antara pemerintah daerah, seluruh elemen masyarakat, dan pemangku kebijakan sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan yang belum tergarap sepenuhnya.

Syamhardi mempertegas bahwa Kabupaten Kaur dianugerahi potensi geografis dan alam yang sangat raksasa, mulai dari keberadaan Pelabuhan Linau, sektor wisata bahari yang membentang luas, hingga kekayaan hasil bumi. Pengelolaan aset-aset strategis tersebut secara visioner dinilai menjadi kunci utama dalam mendongkrak pendapatan asli daerah ke depan.

Menutup pernyatannya, Syamhardi menaruh harapan besar agar estafet pembangunan di Kabupaten Kaur dapat terus berjalan secara konsisten, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. Harapan tersebut ditekankan agar cita-cita mulia para tokoh pendiri untuk membawa daerah ini menjadi lebih besar, mandiri, dan sejahtera dapat dirasakan oleh seluruh generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....