Pemkab Kaur Gerak Cepat Normalisasi Sungai Tetap Antisipasi Banjir dan Korban
- 22 Mei 2026 21:35 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah Kabupaten Kaur mengambil langkah cepat dalam menangani persoalan meluapnya Sungai Tetap yang berdampak pada permukiman warga. Keputusan ini diambil setelah dilakukan rapat koordinasi dan peninjauan langsung ke lapangan bersama sejumlah pihak terkaitvRabu, 20 Mei 2026.
Peninjauan tersebut melibatkan BPBD Kaur, Dinas PUPR, para kepala desa, Camat Tetap, serta pihak swasta PT Rukis Capital Investment (RCI). Dari hasil peninjauan itu, disepakati bahwa normalisasi sungai menjadi solusi utama agar aliran air kembali menuju muara.
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Kaur. Ia menegaskan bahwa penanganan ini penting mengingat banjir yang terjadi sebelumnya telah berdampak pada enam desa.
"Fenomena air sungai yang mengalir ke permukiman warga atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai “air manjau” merupakan kejadian yang jarang terjadi. Namun, kondisi tersebut harus segera diantisipasi karena telah menyebabkan dua warga meninggal dunia,"ucapnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan melakukan pengerukan alur sungai agar aliran air kembali lancar menuju laut. Dengan lancarnya aliran tersebut, diharapkan tidak ada lagi rumah warga yang terdampak genangan air.
"Untuk mendukung pelaksanaan normalisasi, pembiayaan akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT RCI. Keterlibatan pihak swasta ini menjadi bentuk sinergi dalam penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Kaur,"ujarnya.
Selain langkah jangka pendek, pemerintah daerah juga menyiapkan rencana jangka panjang melalui pembangunan tanggul di muara sungai. Usulan tersebut akan diajukan oleh Dinas PUPR ke Balai Wilayah Sungai Sumatera VI guna mencegah terjadinya penutupan alur sungai oleh pasir laut.
"Untuk pencegahan jangka panjang kita telah menugaskan Kepala Dinas PUPR untuk segera mengajukan proposal ke BSW Sunatra VII. Ia berharap Balai Wilayah Sungai dapat segera menindaklanjuti agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....