Kejar Target Rp20 Miliar, Bapenda Bengkulu Selatan Gencarkan Strategi Jemput Bola
- 20 Mei 2026 21:39 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan tengah membidik lonjakan signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor pajak kendaraan bermotor, Rabu 20 Mei 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat kini tengah merumuskan berbagai formula strategis guna mendongkrak tingkat kesadaran wajib pajak di Bumi Sekundang Setungguan agar mampu menembus angka 60 persen pada tahun anggaran ini.
Langkah akselerasi ini diambil lantaran angka kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan saat ini dinilai masih berada di zona belum optimal, yakni baru berkisar di angka 30 persen. Kondisi tersebut memicu perhatian serius dari otoritas fiskal daerah mengingat potensi riil di lapangan dari kepemilikan aset transportasi tergolong sangat melimpah.
Dikatakan kepala Bapenda Bengkulu Selatan Dr. E. Edwin Permana, guna merealisasikan target besar tersebut, Bapenda dipastikan bakal memperketat jalinan kemitraan taktis bersama UPTD PPD Samsat Bengkulu Selatan dalam hal validasi data serta eksekusi penagihan di lapangan. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memetakan secara presisi titik-titik potensial yang selama ini belum tergarap dengan maksimal.
“Ada dua sektor yang potensinya sangat besar untuk mendongkrak PAD, pertama Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB, dan kedua pajak tahunan kendaraan bermotor. Jika tingkat ketaatan pajak masyarakat kita mampu menyentuh angka 60 persen, maka proyeksi pendapatan daerah dari sektor ini dikalkulasikan bisa menembus Rp20 miliar per tahun," kata Edwin.
Kepala Bapenda Bengkulu Selatan Dr. E. Edwin Permana menjelaskan bahwa aset kendaraan yang terdaftar secara resmi di Bengkulu Selatan saat ini mencapai kisaran 130 ribu unit, baik untuk jenis roda dua maupun roda empat. Namun, minimnya kesadaran berimbas pada realisasi bagi hasil opsen pajak yang saat ini baru berada di kisaran Rp8 miliar, atau setara dengan capaian persentase kepatuhan yang ada saat ini.
Dalam memuluskan target pertumbuhan 60 persen tersebut, Bapenda telah menyiapkan beberapa stimulus operasional, salah satunya dengan memperluas daya jangkau operasional Samsat Keliling hingga ke wilayah pelosok kecamatan. Selain itu, langkah edukasi masif melalui aparatur pemerintahan desa serta penegakan hukum berkala bersama jajaran kepolisian juga akan mulai diintensifkan dalam waktu dekat.
Manajemen Bapenda menekankan bahwa hasil dari pungutan pajak ini pada hakikatnya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam wujud penguatan fasilitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Oleh karena itu, tingkat partisipasi aktif warga dalam membayar pajak secara tepat waktu menjadi pilar krusial bagi keberlanjutan program pembangunan di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....