MAPEL Bengkulu Tanam 1.000 Pohon untuk Restorasi DAS dan Penyelamatan Lingkungan
- 19 Mei 2026 22:34 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kegiatan penanaman 1.000 pohon dalam rangka penyelamatan lingkungan dan pemulihan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) digelar oleh Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL) Provinsi Bengkulu di kawasan PT Bio Nusantara Teknologi, Selasa 19 Mei 2026. Aksi penghijauan tersebut dimulai pukul 09.30 WIB dan melibatkan berbagai unsur pemerintah, perusahaan, organisasi masyarakat, serta pemuda di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, instansi pemerintah, stakeholder, organisasi kepemudaan, hingga tamu undangan lainnya. Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan pemulihan kawasan DAS di Bengkulu.
Ketua Dewan Eksekutif Wilayah MAPEL Bengkulu, Kasrul Pardede, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program penanaman pohon bukan hanya simbolis, tetapi menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Kami juga berharap pemerintah terus mengawal tanggung jawab kelestarian lingkungan di Provinsi Bengkulu,” ujar Kasrul Pardede.
Perwakilan Korem 041/Garuda Emas, Kolonel Kaveleri Budiman, S.H., menyebut penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan lingkungan yang lebih sehat. Menurutnya, gerakan yang dilakukan MAPEL bersama PT Bio Nusantara Teknologi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun budaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Menanam pohon bukan hanya menghadirkan penghijauan, tetapi juga menanam harapan agar masyarakat dapat menikmati kualitas udara yang lebih baik di masa mendatang,” kata Budiman dalam sambutannya.
Sementara itu, perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Ketahun, Maman, menjelaskan bahwa DAS Lemau memiliki fungsi penting dalam menjaga ketersediaan air bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kawasan tersebut juga rawan mengalami kerusakan lingkungan dan longsor apabila tidak dijaga secara berkelanjutan.
“BPDAS siap mendukung kegiatan pelestarian lingkungan, termasuk melalui penyediaan bibit tanaman guna menjaga kelestarian DAS di wilayah Bengkulu,” ujar Maman.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, A. Sofian, mengatakan bahwa upaya menjaga kelestarian sungai harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Ia mengapresiasi langkah MAPEL Bengkulu yang dinilai aktif menggerakkan masyarakat untuk ikut menjaga keseimbangan ekosistem.
Menurut Sofian, kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana sebenarnya sudah cukup tinggi, namun implementasi aksi nyata masih perlu diperkuat. Karena itu, ia berharap program penanaman pohon tidak berhenti pada seremoni, melainkan terus dirawat hingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Riko Lubis, menyampaikan bahwa program penanaman seribu pohon dilakukan sebagai upaya menumbuhkan semangat pelestarian lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana alam seperti banjir. Ia juga berharap perusahaan-perusahaan lain di Bengkulu dapat turut berperan aktif dalam menjaga kawasan aliran sungai.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh unsur Forkopimda dan tamu undangan di area PT Bio Nusantara Teknologi Bengkulu. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung penyelamatan lingkungan dan pemulihan ekosistem DAS di Provinsi Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....