Jelang Idul adha, Pemkab Kaur Imbau Warga Waspadai Penyakit LSD dan Cek SKKH Ternak
- 19 Mei 2026 21:44 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pertanian mulai memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap hewan kurban seperti sapi, kerbau, dan kambing yang diperkirakan akan melonjak drastis dalam beberapa pekan ke depan.
Kepala Dinas Pertanian Kaur, Dodi Haryono, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dan ekstra teliti sebelum memutuskan untuk membeli hewan kurban. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hewan yang akan disembelih memenuhi syarat syariat Islam serta terjamin kesehatannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Salah satu ancaman kesehatan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah saat ini adalah penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). Penyakit kulit infeksius pada ternak ini perlu diwaspadai agar tidak menyebar luas, terutama melalui hewan-hewan yang didatangkan dari luar daerah untuk kebutuhan pasar kurban di wilayah Kaur.
“Jelang Iduladha banyak penjual hewan kurban bermunculan, kami meminta masyarakat agar lebih teliti saat membeli, terutama waspadai penyakit LSD. Pastikan hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti otentik bahwa ternak tersebut telah melewati pemeriksaan medis dan bebas dari penyakit menular," kata Dodi.
Dodi menyarankan agar setiap calon pembeli tidak ragu untuk menanyakan sertifikat kesehatan atau SKKH langsung kepada para pedagang di lapak-lapak strategis. Jika penjual tidak mampu menunjukkan dokumen sah dari otoritas veteriner, masyarakat diimbau untuk mencari tempat penjualan lain yang lebih terjamin kelengkapan persyaratannya.
Dokumen SKKH menjadi jaminan penting bahwa proses pemeriksaan fisik telah dilakukan secara rutin oleh tim medis lapangan. Dengan adanya sertifikat tersebut, risiko penularan penyakit zoonosis atau penyakit hewan lainnya dapat diminimalisir sehingga kualitas ibadah kurban masyarakat dapat terjaga dengan sangat baik.
Meningkatnya aktivitas transaksi di pasar ternak tahun ini menuntut kewaspadaan bersama antara pemerintah, pedagang, dan konsumen. Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan di titik-titik penjualan guna memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di Kabupaten Kaur berada dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....