Sinergi Agama Dan Alam Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dorong Ecotheology

  • 09 Mei 2026 22:29 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Dr. Saefudin, pada saat kunker ke kabupaten kaur melaksanakan program ecotheology sebagai bentuk kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Pengubain, Kaur Selatan Kamis, 7 Mai 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi program prioritas Kementerian Agama yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap alam.

Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Saefudin, menegaskan bahwa ecotheology adalah konsep yang menghubungkan ajaran agama dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Ia menyebut, seluruh umat beragama memiliki kewajiban moral untuk merawat bumi sebagai amanah bersama.

Sebagai bentuk nyata, dilakukan pelepasan burung ke alam bebas sebagai simbol menjaga keseimbangan ekosistem dan kepedulian terhadap kelestarian satwa. Selain itu, penebaran benih ikan di perairan sekitar pantai juga dilakukan guna mendukung keberlanjutan sumber daya laut.

" Kegiatan ini turut dilengkapi dengan penanaman pohon kelapa di sepanjang pesisir Pantai Pengubain untuk mencegah abrasi serta memberi nilai ekonomi bagi masyarakat. Hal ini bentuk nyata bahwa Kementrian agama bukan hanya mengurusi tetang keagama tetapi juga perduli dengan lingkungan," ucapnya

Kakanwil menegaskan bahwa program ini menunjukkan peran strategis Kementerian Agama dalam membangun kesadaran ekologis. Pemerintah Kabupaten Kaur pun menyambut baik kegiatan ini dan berharap ecotheology terus berlanjut serta memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan

Sementara itu Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, menyapaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kaur menyambut baik kegiatan ini dan berharap program ecotheology dapat terus berlanjut serta menjadi inspirasi bagi daerah lain. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan.

" Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Ecotheology tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi kehidupan saat ini dan generasi yang akan datang," tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....