Tren Wisata saat Hari Raya Qurban
- 25 Apr 2026 00:07 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Momentum Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual ibadah penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi penggerak sektor pariwisata melalui wisata religi dan tradisi budaya. Di berbagai daerah, masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk mengunjungi situs-situs bersejarah Islam atau menyaksikan tradisi unik menyambut hari raya.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah prosesi Manten Sapi di Pasuruan, di mana sapi kurban didandani layaknya pengantin sebelum diserahkan ke panitia kurban sebagai bentuk rasa syukur. Selain tradisi budaya, tren "wisata kurban" atau wisata dakwah mulai populer di kalangan masyarakat perkotaan.
Kegiatan ini mengombinasikan perjalanan wisata ke alam terbuka, seperti kawasan Gunung Bromo, dengan aksi sosial penyaluran hewan kurban ke pelosok desa yang membutuhkan. Para wisatawan dapat menikmati keindahan matahari terbit sekaligus terlibat langsung dalam proses penyembelihan dan pembagian daging kepada masyarakat setempat, menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam.
Di ibu kota, Masjid Istiqlal Jakarta tetap menjadi destinasi utama bagi warga yang ingin melaksanakan salat Id berjamaah bersama pejabat negara. Arus kunjungan ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini biasanya meningkat tajam sejak pagi buta, di mana jamaah tidak hanya datang untuk beribadah tetapi juga mengagumi arsitektur bangunan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai-nilai ketaatan dan keikhlasan dari kisah Nabi Ibrahim tetap menjadi daya tarik emosional bagi para pelancong religi. Setelah pelaksanaan ibadah kurban, objek wisata keluarga seperti kebun binatang dan taman rekreasi mulai dipadati pengunjung.
Lokasi favorit seperti Taman Margasatwa Ragunan dan Kebun Raya Bogor mencatatkan lonjakan jumlah kunjungan yang signifikan dibandingkan hari biasa. Keluarga-keluarga memanfaatkan waktu setelah pembagian daging kurban untuk berkumpul dan berpiknik di area terbuka hijau sambil menikmati suasana liburan yang santai.
Tidak hanya di darat, kawasan wisata pesisir seperti Pantai Pangandaran juga menjadi pilihan destinasi bagi warga yang ingin menghabiskan masa libur tasyrik. Meskipun masa libur tidak sepanjang Lebaran Idul Fitri, antusiasme masyarakat untuk "healing" sejenak tetap tinggi, yang terlihat dari padatnya arus kendaraan menuju lokasi wisata favorit di Jawa Barat tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....