Polda Bengkulu Ajak Yayasan Literasi Perkuat Edukasi Anti Hoaks
- 22 Apr 2026 23:36 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Rejang Lebong - Polda Bengkulu melalui Direktorat intelkam melaksanakan kegiatan tatap muka bersama pengelola lembaga pendidikan dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat terhadap bahaya paham anti pemerintah, intoleransi, serta penyebaran hoaks. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 pukul 19.00 Wib di Yayasan Literasi Kita Indonesia.
Pertemuan itu dihadiri oleh pendiri yayasan, Dr. Sumarto, yang diajak berdiskusi terkait pentingnya peran lembaga pendidikan dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Intelkam Polda Bengkulu melalui Panit Ipda. Andri Juliadi,S.H mengatakan agar proses belajar mengajar tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
Selain itu, disampaikan pula imbauan mengenai bahaya hoaks, ujaran kebencian, serta isu SARA yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat. Polda Bengkulu mendorong yayasan untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan generasi muda agar lebih bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi.
Menanggapi hal tersebut, Dr. Sumarto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan yang diberikan. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dan penting untuk meningkatkan literasi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
“Konsep kegiatan ini sangat baik untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda. Kami berharap bisa menjadi pembelajaran positif bagi semua pihak, khususnya di Rejang Lebong,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak yayasan berencana menggelar kegiatan sosialisasi serta menyatakan komitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif. Kegiatan tersebut nantinya akan melibatkan tenaga pengajar, pengurus, serta keluarga besar yayasan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan aksi bakti sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada pihak yayasan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....