Petani Kopi Keluhkan Harga Kopi Terus Turun
- 16 Apr 2026 08:39 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Petani kopi di Kabupaten Kaur mengeluhkan turunnya harga kopi saat ini, karena semakin hari harga kopi terus mengalami penurunan. Dari sebelum Idul Fitri kemarin harga kopi sudah merosot di bawah 50 ribu rupiah yakni kisaran 47 ribu per kilo.
Andika salah seorang petani kopi di Kecamatan Muara Sahung mengatakan, dengan harga kopi saat ini dirasa cukup sulit untuk mendapatkan untung penjualan. Petani terbebani dengan naiknya biaya perawatan kebun dan pupuk, sementara harga jual kopi justru menurun. Anjloknya harga membuat petani kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan. Petani khawatir harga akan kembali ke level rendah seperti sebelum lonjakan, memicu kekhawatiran akan kerugian finansial yang lebih besar.
“sangat disayangkan harga terus merosot dibawah angka 50 ribu padahal lagi musimkan, cukup sulit dengan harga sekarang untuk biaya produksinya. Tapi dengan kondisi ini mau tidak mau kita jalani saja,”ujarnya.
Ditambahkan Andika, Penurunan harga ini terjadi berbarengan dengan musim panen raya, di mana stok biji kopi di tingkat petani melimpah namun tidak diimbangi dengan harga jual yang tinggi. Petani berharap pemerintah dapat melakukan intervensi untuk menstabilkan harga kopi agar tidak terus merosot dan kembali di atas level yang layak.
Meskipun situasi saat ini cukup berat, beberapa petani memilih untuk menyimpan kopi kering mereka dengan harapan harga akan kembali membaik di kemudian hari. Andika berharap, harga kopi bisa kembali melonjak paling tidak diangka 50 ribu ke atas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....