Empat Kecamatan di Kaur Tembus 10.000 Pemilih dalam PDPB Triwulan I Tahun 2026

  • 04 Apr 2026 13:26 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaur baru saja menuntaskan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk periode Triwulan I Tahun 2026. Hasilnya, terjadi pergeseran angka yang cukup signifikan di beberapa wilayah.

Anggota Komisioner KPU Kabupaten Kaur Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Didi Iswandi, memaparkan bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi terbaru, terdapat empat kecamatan yang mencatatkan jumlah pemilih cukup besar, yakni di atas angka 10.000 pemilih. Empat Kecamatan tersebut antara lain, Kecamatan Kaur Selatan 12.734 pemilih, Kecamatan Nasal 12.687 pemilih, Kecamatan Maje 11.371 pemilih dan Kecamatan Tanjung Kemuning 10.661 pemilih.

Didi menegaskan bahwa angka-angka yang dihasilkan dalam pleno Triwulan I Tahun 2026 ini bukanlah hasil akhir. Dirinya mengungkapkan bahwa proses pemutakhiran akan terus dilakukan secara berkala.

"Data pemilih saat ini masih bersifat dinamis. Angka ini akan terus berubah mengikuti perkembangan di lapangan, mulai dari adanya pemilih baru, perpindahan domisili, hingga pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat, sampai menjelang pelaksanaan Pemilu di masa yang akan datang," ujar Didi Iswandi pada Rabu 1 April 2026 usai melaksanakan kegiatan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 di Kantor KPU Kaur.

Dalam keterangannya, Didi Iswandi menyebutkan bahwa Kecamatan Kaur Selatan masih memegang posisi pertama sebagai wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak. Namun, selisih dengan Kecamatan Nasal di posisi kedua terbilang sangat tipis, hanya terpaut 47 pemilih saja.

Sementara itu, Kecamatan Maje dan Kecamatan Tanjung Kemuning menyusul di urutan ketiga dan keempat sebagai lumbung suara potensial dengan jumlah pemilih yang juga telah melampaui angka 10 ribu. Rapat pleno ini merupakan bagian dari komitmen KPU Kabupaten Kaur untuk menjaga akurasi dan transparansi data pemilih agar hak pilih masyarakat tetap terjaga dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....