Kawal Hak Pilih, Bawaslu Kaur Turun ke Lapangan Awasi PDPB di Dua Kecamatan

  • 06 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Akurasi data adalah fondasi utama pemilu yang berintegritas. Menyongsong Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilu terus memperketat pengawasan pada tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan atau PDPB. Kali ini, pengawasan langsung dilakukan hingga ke pelosok desa demi memastikan tidak ada hak pilih warga yang terabaikan.

Langkah nyata mewujudkan slogan "Data Akurat, Pemilu Bermartabat" ditunjukkan oleh jajaran Bawaslu Kaur dalam pengawasan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Fokus utama kali ini menyasar pada verifikasi faktual melalui mekanisme Pencocokan dan Penelitian (Coklit) terbatas di lapangan.

Pengecekan ini dilakukan di dua titik strategis, yakni Desa Kasuk Baru, Kecamatan Tetap, dan Desa Bandar Lama, Kecamatan Kaur Selatan. Kehadiran pengawas di tingkat desa ini bertujuan untuk memvalidasi secara langsung perubahan data pemilih, baik pemilih baru, pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat, maupun perubahan status kependudukan lainnya. Turun langsung memimpin jalannya pengawasan, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas, Titi Firda Kusni bersama jajaran staf teknis.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap data yang tercatat dalam PDPB adalah data yang otentik. Dengan terjun langsung ke lapangan seperti di Desa Kasuk Baru dan Bandar Lama ini, kita bisa meminimalisir potensi kesalahan administratif sejak dini. Data yang akurat adalah kunci pemilu yang bermartabat," ucap Titi Firda Kusni melalui pesan singkat whatsapp pada Senin 2 Maret 2026.

Selain melakukan verifikasi dokumen, tim Bawaslu Kaur juga berdialog dengan warga setempat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya hak pilih. Pengawasan melekat ini diharapkan dapat membangun kepercayaan publik bahwa setiap suara akan terjaga mulai dari proses pendataan awal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen panjang Bawaslu Kaur dalam mengawal hak pilih rakyat menuju pesta demokrasi 2029 yang bersih dan transparan. Upaya jemput bola ini membuktikan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di balik meja, melainkan hadir di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....