Polres Kaur Sosialisasi Antisipasi Konflik Harimau

  • 03 Feb 2026 18:13 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Polres Kaur melalui Polsek Muara Sahung menggelar sosialisasi daerah rawan harimau di perbatasan Bengkulu–Sumatera Selatan pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Dusun Sinar Bandung, Desa Ulak Bandung, sebagai langkah antisipasi menyusul adanya potensi kemunculan satwa liar tersebut di pemukiman atau lahan pertanian warga.

Kapolsek Muara Sahung, Ipda Harno, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Warga diimbau untuk tidak pergi sendirian ke kebun, terutama pada jam-jam rawan, guna menghindari kontak fisik dengan harimau yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas sendirian di daerah rawan. Jika menemukan tanda-tanda keberadaan harimau, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Ipda Harno.

Selain memberikan edukasi lisan, petugas juga memasang spanduk peringatan di titik-titik strategis yang dianggap rawan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk peringatan dini agar warga dan pendatang lebih berhati-hati saat melintasi atau beraktivitas di wilayah perbatasan tersebut untuk menjaga keselamatan bersama.

Pihak kepolisian meminta warga segera melapor jika menemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan harimau. Koordinasi antara Polri, aparat desa, dan instansi terkait terus diperkuat guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta meminimalisir risiko konflik antara manusia dan hewan buas di wilayah hukum Polres Kaur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....