Delma-3: Penjaga Lalu Lintas Laut Surabaya

  • 01 Feb 2026 21:58 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Sesuai dengan pola penomoran Stasiun Radio Pantai (SROP) di Indonesia, Delma-3 merupakan kode panggil resmi untuk SROP Surabaya, yang lebih populer dengan nama Surabaya Radio. Stasiun ini memegang peranan krusial sebagai pusat kendali komunikasi maritim di wilayah Jawa Timur. Dengan posisi strategisnya, Delma-3 menjadi otoritas utama yang mengawasi pergerakan kapal di salah satu gerbang laut tersibuk di Indonesia.

Wilayah cakupan Delma-3 meliputi area navigasi yang sangat padat, terutama Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS). Selain itu, petugas di stasiun ini bertanggung jawab penuh atas keamanan lalu lintas kapal di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak dan Selat Madura. Pengawasan yang ketat di area ini sangat diperlukan untuk mencegah risiko kecelakaan di jalur yang sempit dan ramai.

Sebagai bagian dari sistem Vessel Traffic Service (VTS), Surabaya Radio berfungsi memantau radar secara real-time guna menghindari tabrakan antar kapal. Delma-3 juga rutin menyiarkan Maritime Safety Information (MSI) yang berisi peringatan keselamatan dan kondisi cuaca terkini untuk wilayah Timur Jawa. Dalam situasi darurat, stasiun ini bertindak sebagai jembatan komunikasi awal untuk koordinasi SAR sebelum diteruskan ke BASARNAS.

Prosedur komunikasi dengan Delma-3 dimulai melalui VHF Channel 16 untuk panggilan awal atau situasi marabahaya. Setelah respons diterima, komunikasi operasional seperti pengaturan sandar atau permintaan pemanduan (pilotage) akan dialihkan ke kanal kerja seperti Channel 12, 14, atau 20. Pembagian kanal ini bertujuan agar jalur darurat tetap bersih dari percakapan teknis yang panjang.

Menariknya, meski kode "Delma-3" tetap tercatat secara resmi dalam registrasi administratif, petugas kini lebih sering menggunakan identitas "Surabaya Radio" dalam percakapan udara. Penggunaan nama geografis ini dinilai lebih efektif, terutama bagi kapal asing yang mungkin kurang familiar dengan sistem penomoran lokal. Hal ini menunjukkan adaptasi SROP dalam mempermudah identifikasi komunikasi maritim internasional.

Keberadaan Delma-3 melengkapi rangkaian infrastruktur navigasi di Pulau Jawa bersama Delma-1 (Jakarta) dan Delma-2 (Semarang). Sinergi ketiga stasiun ini memastikan seluruh pantai utara Jawa berada dalam pengawasan radio yang terintegrasi. Dengan dukungan teknologi dan prosedur yang standar, Delma-3 terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kelancaran arus logistik di perairan Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....