Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan pada 18 Februari 2026
- 31 Jan 2026 15:44 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan : Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah resmi menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah untuk tahun 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, diputuskan bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M. Sementara itu, Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.
Untuk bulan Zulhijah, PP Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M. Dengan demikian, Hari Arafah (9 Zulhijah) akan bertepatan pada hari Selasa Pon, 26 Mei 2026 M, dan Hari Raya Iduladha (10 Zulhijah) akan dirayakan pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 M.
Penetapan ini didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang kini telah berpedoman pada parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berbeda dengan Muhammadiyah, Pemerintah (Kementerian Agama) baru akan menentukan awal Ramadan melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026.
| Baca juga: Langkah Bijak Hadapi Musim Kemarau |
Bagi Anda yang ingin mempersiapkan jadwal ibadah, Muhammadiyah juga telah merilis Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H untuk seluruh wilayah Indonesia.
Dengan telah adanya ketentuan pelaksanaan puasa Ramadhan yang disampaikan Muhammadiyah, itu tandanya bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Untuk itu persiapkanlah segala sesuatunya untuk menghadapi bulan yang suci ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....