Kementerian Ekraf Dukung Film Pelangi di Mars
- 30 Jan 2026 09:04 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung pengembangan dan promosi film animasi Pelangi di Mars melalui penjajakan kolaborasi aktivasi dengan berbagai pihak, termasuk InJourney Airports.
Dukungan tersebut berdasarkan audiensi Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bersama perwakilan InJourney dan tim dibalik layar film animasi Pelangi di Mars di Gedung Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta.
Kementerian Ekraf senantiasa mendukung film-film animasi karya anak bangsa yang menghadirkan pendekatan kreatif, termasuk perpaduan live-action dan teknologi extended reality (XR) dalam film Pelangi di Mars. Wamen Ekraf Irene Umar meyakini pengembangan intellectual property (IP) Pelangi di Mars memiliki peluang besar untuk dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk penempatan konten promosi di bandara dan pengembangan merchandise yang bisa diterima lintas generasi.
Film Pelangi di Mars merupakan produksi Mahakarya Pictures, rumah produksi yang bergerak di bidang audio visual mencakup produksi film, video musik, iklan televisi, video tutorial hingga company profile. Mahakarya menggunakan teknologi virtual production dan unreal engine dengan dukungan 100 persen tim dibalik layar dari Indonesia. Harapannya, IP Pelangi di Mars yang memulai proses riset sejak 2020 bisa jadi IP yang tumbuh dan besar bersama anak-anak Indonesia ke depan.
InJourney Airports sebagai pengelola bandara kerap melakukan aktivasi sehingga bandara tak sekadar ruang transit, khususnya pada momen hari besar. Sebelumnya, InJourney Airports juga pernah berkolaborasi bersama IP animasi Jumbo yang dapat diterima positif oleh wisatawan domestik dan internasional pada momen lebaran tahun lalu.
Harapan ke depan akan lebih banyak kolaborasi dengan tim dari Pelangi di Mars untuk menjangkau publik lebih luas. Apalagi Kementerian Ekraf sudah menjadi bagian dari transformasi InJourney Airport yang melibatkan ragam industri kreatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....