Pemkab Bengkulu Selatan Raih Penghargaan UHC Awards 2026
- 29 Jan 2026 13:29 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan menerima penghargaan Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 untuk kategori Pratama. Acara penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Ini berlangsung di Jakarta Internasional EXPO Kemayoran, Jakarta.
Bupati Bengkulu Selatan Rifa'i Tajudin menerima langsung Penghargaan tersebut yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan BS dan Kepala BPJS BS. Adapun penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan.
Bupati BS menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih tersebut. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. Mulai dari pemerintah daerah, jajaran perangkat daerah terkait, BPJS Kesehatan, hingga dukungan masyarakat Bengkulu Selatan.
“Penghargaan UHC ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam memberikan jaminan layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Ini berkat kerja sama dan sinergi semua pihak,” ujar Bupati.
| Baca juga: Kementerian Agama Bengkulu Selatan Titik Nol |
Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperluas cakupan kepesertaan jaminan kesehatan. Sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan.
" Dengan diraihnya UHC Awards kategori Pratama ini, kita Pemerintah Kabupaten BS Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya sistem kesehatan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Kita akan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bersama BPJS Kesehatan agar setiap warga dapat menikmati akses pelayanan kesehatan yang layak," katanya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....