Waktu Yang Tepat Ziarah Kubur Menurut Islam

  • 29 Okt 2025 14:59 WIB
  •  Bintuhan

KBRN , Bintuhan : Berikut penjelasan lengkap tentang waktu dan ziarah kubur yang tepat menurut Islam, berdasarkan ajaran Rasulullah dan pandangan para ulama:

Hukum Ziarah Kubur dalam Islam

Ziarah kubur disunnahkan bagi laki-laki dan dibolehkan bagi perempuan dengan adab yang benar.

Rasulullah bersabda:

“Dulu aku melarang kalian ziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur dapat mengingatkan kalian kepada akhirat.”

(HR. Muslim)

Ziarah kubur bukan untuk meminta kepada orang yang sudah meninggal, tetapi untuk mengingat kematian, mendoakan, dan memohon ampunan bagi mereka.

Waktu yang Tepat untuk Ziarah Kubur

Tidak ada waktu yang wajib atau ditentukan secara khusus dalam Islam, namun ada waktu-waktu yang dianggap lebih utama dan baik:

Hari Jumat

Banyak ulama menganjurkan ziarah kubur pada hari Jumat, karena: Hari Jumat adalah hari terbaik dalam sepekan. Doa di hari Jumat lebih mustajab.

Diriwayatkan sebagian sahabat juga berziarah pada hari ini.

“Barang siapa berziarah ke makam kedua orang tuanya setiap hari Jumat, maka diampuni dosanya dan dicatat sebagai anak yang berbakti.”

(HR. At-Thabrani – hadis ini hasan secara makna)

Menjelang Ramadan atau Setelah Idul Fitri

Tradisi sebagian umat Islam berziarah menjelang Ramadan atau setelah hari raya boleh dilakukan, asalkan tujuannya mendoakan, bukan ritual khusus.

Tidak ada dalil yang menetapkan waktu tersebut wajib, tetapi selama tidak diyakini sebagai kewajiban agama, maka boleh dilakukan.

Adab Ziarah Kubur

Agar ziarah bernilai ibadah dan tidak menyimpang, berikut adabnya:

Mengucapkan salam kepada penghuni kubur:

“Assalamu’alaikum, ya ahlad-diyari minal mu’minina wal muslimin, wa inna insya Allah bikum lahiqun. Nas’alullaha lana wa lakumul ‘afiyah.”

(Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon keselamatan untuk kami dan kalian.)

Mendoakan dan memohon ampunan bagi mereka.

Contoh doa:

“Allahummaghfir lahum warhamhum wa ‘afihim wa’fu ‘anhum.”

(Ya Allah, ampunilah mereka, rahmatilah mereka, selamatkan mereka dan maafkanlah mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....