Cara dan Waktu Pemupukan Jagung yang Tepat

  • 30 Sep 2025 14:58 WIB
  •  Bintuhan

KBRN, Bintuhan : Cara memupuk jagung yang tepat meliputi jenis pupuk, waktu pemupukan, dosis, dan teknik aplikasi yang efektif. Pemupukan yang tepat dapat meningkatkan hasil panen jagung.

Berikut adalah panduan cara dan waktu pemupukan jagung yang tepat:

1. Jenis Pupuk:

- Pupuk NPK: Pupuk NPK mengandung nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung. Nitrogen penting untuk pertumbuhan vegetatif, fosfor mendukung perkembangan akar, dan kalium berperan dalam mengatur proses fisiologis tanaman.

- Pupuk Organik: Pupuk organik dapat digunakan untuk menghindari dampak buruk pupuk kimia dalam jangka panjang

2. Waktu Pemupukan:

- Sebelum Tanam: Pemupukan dasar dilakukan sebelum tanam untuk memberikan nutrisi awal bagi tanaman.

- Umur 15 HST (Hari Setelah Tanam): Pemupukan susulan pertama dilakukan pada umur 15 HST.

- Umur 30 HST: Pemupukan susulan kedua dilakukan pada umur 30 HST.

- Umur 45 HST: Pemupukan ketiga dapat dilakukan pada umur 45 HST.

- Fase Vegetatif Awal: Pupuk jagung pertama biasanya diberikan saat tanaman mencapai fase vegetatif awal, sekitar 3-4 minggu setelah tanam atau ketika tanaman mencapai tinggi sekitar 15-20 cm.

3. Cara Pemupukan:

- Pemupukan dengan Sistem Kocor: Pupuk dikocor dengan melarutkan pupuk dalam air dan menyiramkan larutan tersebut ke tanaman.

- Pemupukan Langsung: Pupuk ditaburkan langsung di sekitar tanaman.

- Pemupukan dengan Kompos: Kompos dapat ditempatkan saat benih ditanam atau sebagai mulsa untuk memberikan nutrisi pada bibit muda.

4. Dosis Pemupukan:

- Dosis pupuk bervariasi tergantung pada jenis pupuk, kondisi tanah, dan varietas jagung yang ditanam. Sebaiknya lakukan uji tanah untuk menentukan dosis yang tepat.

- Sebagai panduan, untuk lahan 1 hektar, dapat digunakan pupuk petroganik 500 kg (sebagai pupuk dasar), phonska 270 kg (135 kg pada 15 HST dan 135 kg pada 30 HST), dan urea 247 kg (65 kg sebagai pupuk dasar, 70 kg pada 15 HST, dan 135 kg pada 30 HST).

Penting untuk diingat bahwa pemupukan harus dilakukan dengan dosis yang tepat agar tidak memberikan dampak buruk pada lingkungan dan tanaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....