Telur Keong Sawah Benarkah Jadi Ancaman?

  • 30 Jun 2025 08:31 WIB
  •  Bintuhan

KBRN, Bintuhan: Apa kamu pernah melihat gumpalan telur berwarna merah muda mencolok seperti ini menempel di dinding dekat perairan? Sekilas terlihat indah, tapi ternyata ini adalah ancaman serius bagi lingkungan kita.

Telur ini berasal dari siput Pomacea canaliculata, atau dikenal juga sebagai golden apple snail. Spesies ini bukan siput lokal—mereka adalah hama invasif yang berasal dari Amerika Selatan dan menyebar cepat ke banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

Satu induk bisa menghasilkan ratusan telur dalam satu kali bertelur. Dalam waktu singkat, populasi mereka bisa meledak dan menghancurkan tanaman air, khususnya padi, yang menyebabkan kerugian besar bagi petani.

Mereka juga mengganggu ekosistem perairan, memakan tanaman asli dan mengurangi keanekaragaman hayati.

Telur-telur tersebut dihancurkan secara manual untuk mencegah menetasnya ribuan siput yang dapat merusak lingkungan. Meski terlihat ekstrem, ini adalah cara efektif dan sering direkomendasikan oleh para ahli lingkungan untuk mengontrol populasinya.

Dengan menghancurkan telur-telur ini, kita membantu melindungi ekosistem lokal dan mendukung pertanian berkelanjutan. Jadi, kalau kamu melihat telur seperti ini, jangan ragu untuk bertindak—karena satu aksi kecil bisa berdampak besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....