Fakta Menarik Kumbang Tanduk

  • 30 Mei 2025 19:40 WIB
  •  Bintuhan

KBRN, Bintuhan : Pernahkah anda melihat kumbang dengan tanduk yang panjang di kepalanya?

Jenis kumbang memang beragam, salah satunya kumbang tanduk yang tentunya memiliki sebuah tanduk besar.

Dengan tanduknya, kumbang ini jadi terlihat sangat kuat dan menarik, hingga banyak dicari. Bahkan di beberapa negara, banyak anak-anak yang suka berkeliling untuk menemukan hewan unik satu ini.

Mengutip Webmd dan bobo.grid.id kumbang tanduk memang berasal dari Asia dan sebenarnya merupakan jenis hama perusak kayu.

Meski berasal dari Asia, hewan ini juga sudah menyebar ke seluruh Amerika Utara dan Eropa. Ternyata kedatangan kumbang ini hingga daratan Amerika Utara dan Eropa berasal dari peti kayu yang digunakan mengirim barang.

Ciri dari kumbang ini adalah berbadan hutan dengan garis putih dan ukuran yang cukup besar hingga mencapai sekitar empat sentimeter. Selain itu, berikut beberapa fakta unik dan menarik lainnya dari kumbang tanduk :

> Waktu hidup hanya 16 bulan

Meski terlihat kuat, ternyata masa hidup dari kumbang tanduk cukup singkat, yaitu 16 bulan. Namun, hewan ini sebenarnya mengalami beberapa tahap siklus hidup dari telur, menetas, larva hingga menjadi kumbang dewasa.

Setelah menetas, larva kumbang hidup di dalam tanah atau pohon hingga dewasa dengan waktu selama 12 bulan. Sehingga hanya selama empat bulan, kumbang dewasa akan hidup mencari pasangan dan kemudian menghasilkan keturunan agar siklus hewan ini berlanjut.

Biasanya kumbang jantan akan mati pada musim gugur dan kumbang betina setelah bertelur.

> Populer di Jepang

Kumbang tanduk adalah jenis serangga yang populer dalam budaya Jepang bukan hanya sebagai hewan yang ditangkap anak-anak. Hewan ini banyak menjadi ikon populer hingga digunakan dalam iklan, karakter anime, hingga kartun televisi.

Kumbang tanduk memang banyak ditemukan dan sering menjadi bagian dalam permainan anak-anak yang tinggal di pedesaan. Bahkan ada beberapa toko di Jepang dan beberapa bagian Asia yang menjual hewan ini sebagai hewan peliharaan.

> Banyak ditemukan di Asia Timur

Bukan hanya di Jepang, seperti disebut sebelumnya, hewan ini juga banyak ditemukan di beberapa tempat di Asia. Hewan ini bisa ditemukan di Taiwan, Korea, dan Tiongkok Timur, hingga di Asia Tenggara seperti Indonesia. Biasanya hewan ini hidup di alam liar di pepohonan besar untuk mencari pasangan dan makanan dengan mudah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....