Fenomena Bukber yang Bisa Menjadi Petaka Rumah Tangga
- 13 Mar 2026 12:08 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Tradisi buka puasa bersama atau bukber menjadi salah satu momen yang paling dinantikan saat bulan Ramadan. Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama keluarga, teman sekolah, rekan kerja, hingga komunitas lama untuk mempererat silaturahmi.
Namun di balik suasana kebersamaan tersebut, belakangan muncul fenomena yang menjadi sorotan. Tidak sedikit kasus rumah tangga yang mengalami konflik setelah salah satu pasangan menghadiri acara bukber, terutama ketika pertemuan tersebut melibatkan mantan pasangan atau teman lama yang pernah memiliki hubungan dekat.
Situasi ini terkadang memicu kesalahpahaman dalam rumah tangga. Komunikasi yang kurang terbuka atau rasa cemburu dapat memicu pertengkaran antara pasangan suami istri. Dalam beberapa kasus, pertemuan kembali dengan teman lama bahkan memunculkan kembali perasaan yang sebelumnya pernah ada.
Selain itu, frekuensi bukber yang terlalu sering juga dapat memengaruhi keharmonisan keluarga. Waktu yang seharusnya dimanfaatkan untuk berbuka bersama keluarga di rumah terkadang tergantikan oleh berbagai agenda pertemuan di luar.
Para pakar keluarga mengingatkan bahwa menjaga komunikasi dan kepercayaan dalam rumah tangga menjadi hal yang penting. Pasangan suami istri disarankan untuk saling terbuka mengenai aktivitas yang dilakukan, termasuk ketika menghadiri acara buka puasa bersama.
Bukber pada dasarnya merupakan tradisi positif untuk mempererat silaturahmi. Namun, keseimbangan antara kehidupan sosial dan keharmonisan keluarga tetap perlu dijaga agar momen kebersamaan di bulan Ramadan tidak justru menimbulkan masalah dalam rumah tangga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....