Pangeran yang Tak Pernah Jadi Raja: Neymar Resmi Berpamitan di Piala Dunia 2026

  • 07 Jul 2026 07:28 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tangis mega bintang Brasil, Neymar Jr, pecah di MetLife Stadium setelah timnya tersingkir secara mengejutkan dari Piala Dunia 2026. Langkah Selecao dipastikan terhenti di babak 16 besar setelah menderita kekalahan tragis 1-2 dari tim nasional Norwegia.

Kekalahan pahit ini sekaligus menjadi panggung terakhir bagi sang penyerang legendaris yang kini telah menginjak usia 34 tahun tersebut. Sambil berurai air mata di hadapan media, Neymar mengonfirmasi bahwa ia resmi menyudahi perjalanan panjang karier internasionalnya bersama Brasil.

Predikat sebagai "Pangeran yang Tak Pernah Jadi Raja" tampaknya akan terus melekat erat pada figur ikonik sepak bola modern ini. Meskipun memiliki bakat luar biasa dan kerap dipuji sejajar dengan para legenda terbesar, ia tidak pernah berhasil mempersembahkan trofi emas Piala Dunia untuk negaranya.

Pertandingan perpisahan ini berjalan sangat dramatis ketika Erling Haaland memborong dua gol kemenangan untuk Norwegia pada babak kedua. Neymar yang masuk dari bangku cadangan akibat kondisi kebugaran pasca-cedera sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti pada menit ke-90+10.

Sayangnya, gol telat dari titik putih tersebut sama sekali tidak mampu menyelamatkan nasib Selecao dari kepulangan yang lebih awal. Penampilan singkat selama 23 menit di atas lapangan hijau itu akhirnya menjadi penutup melankolis bagi pengabdian panjangnya.

Dalam wawancara emosional pascapertandingan di mixed zone, Neymar menyatakan dengan pilu bahwa perjuangannya membela panah kuning telah benar-benar selesai. Ia mengungkapkan kesedihannya karena segalanya berawal manis dan kini harus berakhir tragis di stadion yang sama di New Jersey.

Sepanjang 16 tahun masa baktinya, mantan pemain Barcelona ini sebenarnya telah mengukir catatan sejarah yang sangat prestisius di level personal. Ia menutup lembaran kariernya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Brasil lewat torehan 79 gol.

Kendati mengakhiri era keemasannya dengan air mata kekalahan, warisan luar biasa yang ditinggalkan Neymar akan tetap abadi dalam sejarah sepak bola dunia. Kini publik Brasil harus belajar melangkah ke depan tanpa kehadiran sang pangeran yang telah resmi meletakkan ban kaptennya.

Sumber
  • Goal.com: “'It’s over' - Neymar announces international retirement after tearful end to last World Cup for Brazil’s all-time leading goalscorer” (Juli 2026)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....